JAKARTA, detikkota.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memperkuat sinergi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban masyarakat. Kolaborasi antara kepolisian dan organisasi keagamaan dinilai penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang aman dan kondusif.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi Kapolri bersama Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin beserta jajaran, Jumat (30/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Suyudi menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Dukungan tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun stabilitas sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengapresiasi peran Nahdlatul Ulama yang selama ini turut bersinergi dengan Polri dalam memberikan pelayanan dan menjaga situasi keamanan di berbagai daerah.
“Kami juga berterima kasih kepada Bapak Ketua dan jajaran NU, karena selama ini kami sangat terbantu dan selalu bersinergi serta berkolaborasi di lapangan dalam melaksanakan tugas-tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Suyudi.
Menurutnya, semangat menjaga ketertiban masyarakat memiliki keselarasan dengan nilai amar ma’ruf nahi mungkar, yakni mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Kesamaan nilai tersebut menjadi landasan untuk memperkuat kerja sama antara Polri dan NU.
Kapolri berharap kolaborasi yang telah terbangun selama ini dapat terus ditingkatkan sehingga dampaknya semakin dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz menyambut positif silaturahmi tersebut. Ia menegaskan bahwa NU memiliki orientasi pengabdian kepada masyarakat, termasuk mendukung terciptanya kehidupan yang tertib dan harmonis agar warga dapat menjalankan aktivitas maupun ibadah dengan tenang.
Gus Kikin juga menilai dinamika perkembangan zaman membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama dalam membimbing generasi muda dan menjaga keharmonisan kehidupan sosial.
Sebagai tindak lanjut penguatan hubungan kelembagaan, kedua pihak turut membahas rencana penyusunan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta perjanjian kerja sama (PKS).
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan penyelarasan program Polri dan PBNU, khususnya dalam memperkuat ketertiban, kepedulian sosial, serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.
Penulis : Jakc
Editor : Id








