Wakil Ketua DPR RI Mendukung Pemerintah atas dibentuknya LPI

Jumat, 15 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin

JAKARTA, detikkota.com – Genjot Penerimaan Pajak dan Efisienkan Pengeluaran, Serta Dukungan Terhadap Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Dan Upaya Pembiayaan Diluar Pembiayaan Utang.

“Selama beberapa tahun terakhir ini terjadi masalah anggaran negara yang disebabkan oleh defisit primer. Artinya, tanpa faktor utang, penerimaan negara tidak cukup untuk membiayai pengeluaran yang diperlukan, sehingga utang menjadi faktor kritis dalam mengatasi kesenjangan antara kemampuan pendanaan domestik dan kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan nasional, sebagai dampak pandemi Covid-19, yang tak hanya mengakibatkan krisis kesehatan juga ekonomi,” demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, Kamis (14/1/2021).

Melansir berita Kamis (7/1/2021) realisasi pembiayaan utang selama 2020 mencapai Rp 1.226,8 triliun atau sebesar 100,5% dari target Perpres 72 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Perpres 54/2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN 2020 dan dibawah 60% dari APBN 2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat skema Anggaran percepatan PEN dan Reformasi kelembagaan untuk memacu pertumbuhan organik menjadi sangat penting dan membutuhkan anggaran bagi fungsi ekonomi, infrastruktur dan sosial yang lebih tinggi dalam mengurangi kerusakan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi, Azis mengingatkan, “Pemerintah, Pertama, perlu kedepannya mengkaji secara komprehensif mengenai risiko dan manfaat utang, menghindari beban bunga yang memberatkan keuangan negara, memastikan pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan dari penerbitan utang lebih tinggi dari biaya bunga utang; Kedua, Upaya kongkrit dan efektif Pemerintah untuk mencukupi kebutuhan belanja pembangunan nasional atau pengeluaran negara lainnya antar lain dengan meningkatan penerimaan pajak dan no pajak 2021, utamanya dari sektor manufaktur, perdagangan, jasa keuangan, konstruksi dan real estate, serta optimalkan pajak digital sebagaimana diatur dalam Perppu No. 1/2020 dan memperluas jenis barang kena cukai; Meningkatkan kegiatan ekspor untuk menambah devisa negara, membuka peluang pasar di luar negeri, dan mengundang investor asing untuk menanamkan modalnya pada perusahaan domestik; Meningkatkan hubungan diplomasi antar negara, sehingga Indonesia dapat memiliki akses pertukaran informasi perpajakan dengan negara lain sebagai upaya pengoptimalan pajak; Terakhir dengan mengoptimalkan bantuan sosial tunai, program Kartu Prakerja, dan subsidi gaji kepada pekerja agar daya beli masyarakat meningkat sehingga sirkulasi keuangan tetap berputar yang berdampak pada pengusaha tetap dapat menjalankan usahanya, memperoleh pendapatan, dan membayar pajak tepat waktu”.

Melihat tingginya kebutuhan pembiayaan pembangunan nasional ke depan, “Mendukung Pemerintah atas dibentuknya lembaga pengelola investasi (LPI) atau sovereign wealth fund (SWH) kepada para Gubernur sebagai terobosan dalam rangka pembiayaan nasional yang tidak hanya bergantung kepada APBN saja atau tergantung dari bantuan pinjaman,” pungkas Azis Syamsuddin. (AS/pr)

Berita Terkait

Tutup Muktamar NU di Jombang, Prabowo Tegaskan Strategi Pemerintah Angkat Rakyat dari Kemiskinan
Dokter Nadya Isra Miranti Rampungkan PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI, Siap Terapkan Nilai Kebangsaan di Dunia Kesehatan
DPC BMI Demokrat Se-DKI Jakarta Dilantik, Siap Bawa Perubahan Positif dari Ibu Kota
12 Ribu Pelari Ramaikan Merdeka Run 2026 di Jakarta, Semarakkan HUT ke-81 RI
Cessie Bank Mandiri Disorot, DPN Pertanyakan Legalitas Eksekusi Aset di Cinere
Sabu 0,10 Gram Ditemukan di Gudang Hotel Sumenep, Pria 52 Tahun Diamankan
Jelang Muktamar ke-35 NU, Puluhan Posko Kesehatan Disiagakan 24 Jam
Para Kiai Sepuh Serukan Muktamirin Jaga Marwah NU dan Hindari Intervensi

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Tutup Muktamar NU di Jombang, Prabowo Tegaskan Strategi Pemerintah Angkat Rakyat dari Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Dokter Nadya Isra Miranti Rampungkan PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI, Siap Terapkan Nilai Kebangsaan di Dunia Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:40 WIB

DPC BMI Demokrat Se-DKI Jakarta Dilantik, Siap Bawa Perubahan Positif dari Ibu Kota

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:57 WIB

12 Ribu Pelari Ramaikan Merdeka Run 2026 di Jakarta, Semarakkan HUT ke-81 RI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Cessie Bank Mandiri Disorot, DPN Pertanyakan Legalitas Eksekusi Aset di Cinere

Berita Terbaru