Ketum IWO Ikut “Ngopi” di Kompas TV Pada Acara “Apa Kabar Alam Indonesia”

Jumat, 29 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Ketua Umum (Ketum) Ikatan Wartawan Online (IWO) Jodhi Yudono terlibat dalam acara talkshow “Ngopi” Kompas TV yang pada episode kali ini mengangkat tema “Apa Kabar Alam Indonesia?”

Keterlibatan Jodhi pada acara yang digelar setiap Jumat mulai pukul 20.00 WIB, ini sebagai seniman yang bertugas menghidupkan suasana melalui petikan gitar maupun lagu-lagu karya Jodhi sendiri yang sebagian diciptakan secara spontan sebagai kesimpulan atas perbincangan dengan narasumber yang dipandu oleh Nitia Anisa dan Oki Rengga sebagai pembawa acara.

Acara talkshow ini dikemas dalam nuansa cafe/warung kopi, dan membahas Issue yang sedang hangat di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walupun tema serius, namun dibawakan secara santai dan cair, khas obrolan sambil “Ngopi”.

Tema minggu ini mencoba membahas runtutan bencana di Indonesia, yang tentunya membuat kita semua prihatin. Sudut pandang dari beberapa aktivis lingkungan dan relawan bencana, diharapkan memberi pandangan yang semakin jelas pada penonton setia Kompas TV, soal bagaimana menyikapi Indonesia yang rawan bencana, dan tentunya mengajak kita lebih mencintai lingkungan sekitar.

Narasumber yang hadir secara virtual ini adalah Suparno Jumar (Volunteer Tjiliwoeng), Dwi Cahyono Kisworo (Direktur Walhi Kalimantan Selatan), Melanie Subono (Publik Figur), Muhammad Kaimuddin (Manager Humanitarian Diplomacy of Human Initiative). (Sat)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Instruksikan TNI AL Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan
Atlet Indonesia Matangkan Persiapan Jelang Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026
Presiden Prabowo Tekankan Persatuan: Beda Pilihan Boleh, Kerukunan Jangan Hilang
Warga Soroti Proyek Drainase di Nagri Tengah, K3 Pekerja Dipertanyakan
Lahir di Angka Istimewa, Muhammad Mateen Arrash Jadi Kebahagiaan Baru Keluarga Didik Haryanto
Bukan Sekadar Layani Warga, ASN Sumenep Diajak Jadi Penyelamat Lewat Setetes Darah
Bank Dunia Sebut 64 Persen Penduduk Indonesia Miskin, Ekonom: Jangan Dibaca Mentah
BMKG Peringatkan Hujan dan Angin Kencang 8-10 September, Sejumlah Wilayah Wajib Waspada

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:25 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan TNI AL Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan

Rabu, 9 September 2026 - 23:44 WIB

Atlet Indonesia Matangkan Persiapan Jelang Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026

Rabu, 9 September 2026 - 23:29 WIB

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan: Beda Pilihan Boleh, Kerukunan Jangan Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 15:58 WIB

Warga Soroti Proyek Drainase di Nagri Tengah, K3 Pekerja Dipertanyakan

Rabu, 9 September 2026 - 13:51 WIB

Lahir di Angka Istimewa, Muhammad Mateen Arrash Jadi Kebahagiaan Baru Keluarga Didik Haryanto

Berita Terbaru