Pendaftaran Ditutup, Puluhan Peserta Siap “Mengguncang” Sumenep Lewat MEC 2026

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madura Ethnic Carnival (MEC).

Madura Ethnic Carnival (MEC).

SUMENEP, detikkota.com – Panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 semakin dekat. Setelah pendaftaran resmi ditutup pada Kamis (10/9/2026) malam, puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan siap membawa karya busana terbaik mereka ke Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Tak sekadar parade busana, MEC 2026 tahun ini bakal menjadi ruang bagi para peserta untuk menerjemahkan sejarah dan kekayaan budaya Sumenep ke dalam karya visual yang penuh kreativitas.

Usai pendaftaran ditutup, panitia kini menggeber persiapan teknis. Salah satu agenda terdekat adalah Technical Meeting yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (12/9/2026) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MEC 2026 sendiri akan digelar pada 19 September 2026 di sepanjang Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep. Panggung utama berada di depan Labang Mesem Keraton Sumenep.

Tahun ini, panitia mengusung tema “Keraton Sumenep”. Tema tersebut menjadi pijakan bagi peserta dalam mengeksplorasi ide, desain, serta karakter busana yang akan ditampilkan di hadapan masyarakat.

Keraton Sumenep yang sarat sejarah, seni dan budaya pun ditantang untuk diterjemahkan ke dalam karya-karya peserta dengan sentuhan kreativitas masing-masing.

Ketua Pelaksana MEC 2026, Syamsuri, mengatakan peserta kompetisi tahun ini tetap terbagi dalam dua kategori, yakni kategori umum dan pelajar.

“Selain itu, MEC juga menghadirkan peserta grand show di luar peserta kompetisi,” ujar Syamsuri saat ditemui di sekretariat panitia, Jumat (11/9/2026).

Untuk kategori umum, panitia menyiapkan hadiah cukup menarik. Juara pertama berhak mendapatkan Rp10 juta, juara kedua Rp7 juta, dan juara ketiga Rp4 juta.

Sedangkan juara harapan satu, dua dan tiga masing-masing memperoleh Rp2 juta. Seluruh pemenang kategori umum juga akan mendapatkan trofi dan piagam penghargaan.

Sementara kategori pelajar, juara pertama mendapatkan Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Adapun juara harapan satu, dua dan tiga masing-masing memperoleh Rp500 ribu, lengkap dengan trofi dan piagam.

Syamsuri menegaskan, panitia terus memastikan seluruh aspek pelaksanaan dipersiapkan secara matang agar MEC 2026 tidak hanya menjadi tontonan yang meriah, tetapi juga menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas peserta.

“Persiapan terus kami matangkan. Kami ingin pelaksanaan MEC tahun ini tidak hanya meriah, tapi juga memberikan ruang yang maksimal bagi peserta untuk menampilkan karya dan kreativitasnya,” kata Syamsuri.

Dengan pendaftaran yang telah resmi ditutup dan puluhan peserta mulai bersiap, perhatian kini tertuju pada satu titik: panggung MEC 2026 di depan Labang Mesem Keraton Sumenep pada 19 September mendatang.

Ajang ini diharapkan kembali menjadi salah satu panggung penting untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Sumenep melalui kemasan fashion carnival yang atraktif.

Sekadar diketahui, MEC merupakan event tahunan yang diinisiasi Komunitas Jurnalis Sumenep (MEC) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Penulis : M

Editor : Red

Berita Terkait

Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton
Festmaraja Jadi Momentum Pelestarian dan Pengembangan Keris Sumenep
Polda Jatim Matangkan Program POLIRAN, Fokus pada Ketahanan Pangan dan Bank Sampah
Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung
Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari
Pemkab Sumenep Raih Tiga Juara 1 Syariah Award Jawa Timur
UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Kualitas Lintasan Gantasan Bike Park Jadi Sorotan
MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Festmaraja Jadi Momentum Pelestarian dan Pengembangan Keris Sumenep

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Polda Jatim Matangkan Program POLIRAN, Fokus pada Ketahanan Pangan dan Bank Sampah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari

Berita Terbaru