“Ngopi” Malam Ini, Mempertanyakan Kebijakan PPKM dan Fakta di Lapangan

Jumat, 5 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Jodhi Yudono, Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) yang juga dikenal sebagai seniman dan budayawan, membuka acara “Ngopi” yang disiarkan di Kompas TV tiap Jumat mulai pukul 20.00 WIB, membuka acara dengan sebuah lagu Jawa karya Jodhi sendiri.

Lagu berjudul “Sabar Luuur” berkisah tentang ajakan untuk tetap bersabar menghadapi pandemi Covid19 seraya berdoa, berolahraga, dan berolahrsa.

Meskipun program Ngopi membahas current issue, namun sebagai tayangan akhir pekan harus dibuat seringan mungkin dan memiliki nuansa yang berbeda dibandingkan program-program buletin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan saya suka dengan opening song berbahasa Jawa yang dibawakan Om Jo tadi yang bagi saya yang tidak begitu mengerti bahasa Jawa tetap terasa ringan dan asik. Itu yang saya rasa sesuai dengan konsep acara Ngopi ini,” ungkap Fina Merliane Vidya, Executive Producer Kompas TV sambil mengucapkan ‘selamat datang’ kepada Jodhi Yudono yang telah menjadi bagian dari acara “Ngopi”.

Tema yang diangkat kali ini adalah sebuah pertanyaan, mengapa sudah lebih dari 3 minggu diberlakukan sejak tanggal 11 Januari 2021, namun kasus positif Covid-19 semakin meningkat dan penurunan kasus pun semakin melemah. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat 
(PPKM) justru dinilai lebih lambat dari Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebelumnya. Lalu apa sebenarnya yang terjadi? Pemerintah pun memiliki wacana untuk lockdown saat weekend. Akankah efektif?

“Berbagai tanggapan dan pernyataan akan kami bahas bersama drh. Berty M.Kes (Jubir Pemda DIY untuk penanganan Covid-19) dan dr. Khoirul Hadi ( Penyintas Covid-19/ founder situs akdoplak.com) di Ngopi eps “Covid-19 Meningkat Masif, PPKM Tidak Efektif?” ujar Dody Prasetyo, Produser Acara “Ngopi”.

Seperti biasa, acara ini dipandu oleh Nitia Anisa dan Mamat Alkatiri. (m/red)

Berita Terkait

Rutan Sumenep Sembelih Lima Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
Pemkab Sumenep Buka Seleksi Komisaris Utama PT BPRS Bhakti Sumekar
Kemendikdasmen Beri Penghargaan kepada Sumenep atas Komitmen Lestarikan Bahasa Daerah
Presiden Prabowo Beri Pembekalan Peserta Presidential Future Leaders Program 2026
Banyuwangi Jadi Titik Awal Geopark Run Series 2026, Diluncurkan Langsung Menteri Pariwisata
Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru
Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi
KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:26 WIB

Rutan Sumenep Sembelih Lima Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Sumenep Buka Seleksi Komisaris Utama PT BPRS Bhakti Sumekar

Senin, 25 Mei 2026 - 21:55 WIB

Kemendikdasmen Beri Penghargaan kepada Sumenep atas Komitmen Lestarikan Bahasa Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:50 WIB

Presiden Prabowo Beri Pembekalan Peserta Presidential Future Leaders Program 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:02 WIB

Banyuwangi Jadi Titik Awal Geopark Run Series 2026, Diluncurkan Langsung Menteri Pariwisata

Berita Terbaru

Foto bersama Pemkab Sumenep usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Selasa (26/05/2026).

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB