Keberadaan Mobdin Desa Cluring, Dapat Perhatian Kepala DPMD Banyuwangi

Kamis, 4 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Mobil Dinas milik Desa Cluring belakangan mulai disoal warganya sendiri, hal itu dipicu tampilan mobil yang polos tanpa adanya identitas yang menerangkan jika mobil jenis minibus merk Suzuki APV itu adalah mobil dinas desa.

Padahal mobil berwarna hitam produksi tahun 2008 bernopol P 1632 R itu dibeli oleh Pemerintah Desa Cluring menggunakan anggaran Dana Desa pada tahun 2018 yang lalu.

“Jika memang mobil itu milik desa yang dibeli menggunakan anggaran Dana Desa dan digunakan sebagai mobil dinas atau mobil operasional semestinya diberi logo atau tulisan sebagai identitas tambahannya kan mas,” ujar Hariono salahsatu warga Desa Cluring.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya lihat didesa lain mobil operasionalnya selalu ada logo dan tulisannya, kenapa di Desa Cluring dibiarkan polos, kayak mobil pribadi saja,” imbuhnya.

Saat Kusiyadi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banyuwangi, dikonfirmasi terkait keberadaan mobil operasional Desa Cluring yang disoal warganya mengatakan jika sebenarnya tidak ada ketentuan bagi mobil desa yang dibeli menggunakan anggaran Dana Desa diberi tulisan, hanya saja lebih baik memang diberi tulisan agar masyarakat tahu jika mobil tersebut adalah mobil operasional desa.

“Alangkah baiknya mobil dinas desa itu di beri tulisan, misalnya mobil pelayanan desa, mobil siaga, mobil kanggo riko, dll,” jelas Kusiyadi saat di konfirmasi awak media melalui sambungan ponselnya, Kamis (4/3/2021).

“Untuk mobil operasional Desa Cluring nanti akan segera saya ingatkan melalui pak camatnya,” tegasnya.

Bahkan Kusiyadi juga menambahkan bahwa mulai tahun 2020 dan seterusnya, mobil yang pengadaannya menggunakan anggaran desa sudah harus menggunakan plat merah agar jelas status mobil tersebut.

“Mulai tahun 2020 dan seterusnya, setiap mobil yang dibeli dari anggaran Dana Desa dan digunakan untuk mobil operasional wajib memakai plat merah agar jelas status serta keperuntukannya,” pungkas Kusiyadi. (SHT)

Berita Terkait

Kapolda Jatim Tinjau Arus Mudik Ketapang–Gilimanuk Jelang Penutupan Nyepi
Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Salurkan Sembako untuk Mahasiswa Jelang Idulfitri
KJS Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wabup Sumenep Turut Mendampingi
Kapolres Sumenep Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Jelang Lebaran
Wamenhub Suntana Tinjau Langsung Antrean Panjang Pemudik Bali–Jawa di Gilimanuk
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:20 WIB

Kapolda Jatim Tinjau Arus Mudik Ketapang–Gilimanuk Jelang Penutupan Nyepi

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:53 WIB

Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Salurkan Sembako untuk Mahasiswa Jelang Idulfitri

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

KJS Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wabup Sumenep Turut Mendampingi

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:35 WIB

Kapolres Sumenep Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 - 12:15 WIB

Wamenhub Suntana Tinjau Langsung Antrean Panjang Pemudik Bali–Jawa di Gilimanuk

Berita Terbaru

Fauzi As

Opini

Dua Wajah Negara

Kamis, 19 Mar 2026 - 00:34 WIB

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyapa dan melepas ratusan pemudik yang diberangkatkan menggunakan bus dalam program mudik bersama.

Daerah

Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik dengan 7 Bus

Rabu, 18 Mar 2026 - 18:25 WIB