Mengaku Polisi, HP Seorang Pemuda Diembat

Minggu, 7 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Mengaku sebagai aparat Kepolisian dan mengembat HP, menimpa tiga orang pemuda di Jalan Urip Sumoharjo, Tegalsari Surabaya

Salah satu korban bernama, Tino Ardyanto (29) warga Jalan Krampung Tengah, Tambaksari mengatakan peristiwa perampasan handphone yang dialaminya bersama tiga temanya terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Tegalsari pada Rabu (3/2/2021) lalu sekitar pukul 22.30 WIB.

Ketiganya saat itu menggunakan mobil Suzuki Ertiga, usai mencari makan sepulang kerja di counter handpone dikawasan Ngagel dan kejadiannya sekitar jam 10-11 malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejadiannya usai kita makan tahu campur di Pandegiling. Lalu bermaksud nganter teman pulang,” kata Tino kepada wartawan, Sabtu (6/3/2021).

Tino menjelaskan, setelah ia makan dan mengantar temennya di Jalan Urip Sumoharjo, setelah Jembatan Penyebarangan Orang (JPO), tiba-tiba di pepet oleh seorang pelaku dengan menggunakan motor. Pelaku mengaku seorang anggota polisi dan meminta mereka menepi.

“Pada saat berhenti mau menurunkan teman, ada sepeda motor, satu orang yang mengaku sebagai anggota Polda, dia menyuruh merapat kekiri dengan menyodorkan lampu senter,” tambah Tino.

Setelah menepi, oleh pelaku, mereka dituduh membawa sabu-sabu dengan berat 6 kilogram. Mereka yang panik akhirnya menepi.

Kata pelaku, mobilnya katanya diindikasi membawa barang sabu-sabu seberat 6 kg. Para pelaku saat itu mengaku polisi dengan pakaian preman. Setelah itu hanphone mereka diminta dengan alasan akan diperiksa.

“Ngaku polisi dengan berpakaian preman. Setelah itu kita di introgasi, tapi kita sempet ngeyel, terus dia bilang kooperatif kamu. Akhirnya kami dimintai identitas, kita kasih semua, hape sempat dicek kita kasih semua,” imbuh Toni.

Untuk menyakinkan seolah-olah pelaku seorang polisi. Dihadapan mereka,pelaku berpura-pura telpon temennya yang lain dengan logat khas Ibu Kota.

Akhirnya, empat handphone milik korban dibawa oleh pelaku. Mereka kemudian diajak merapat ke Polsek Tegalsari, disana pelaku mengaku sudah ada temannya yang ditangkap lebih dulu.

“Nanti tak temukan dengan pelakunya yang sudah ketangkap ini. Nanti tak temukan, kalau seandainya bukan, handponenya nanti tak kembalikan semua,” kata Tino.

Mereka yang panik, karena takut, akhirnya menuruti ajakan pelaku menuju Polsek Tegalsari. Namun setelah diperjalanan di Jalan Basuki Rahmat, pelaku tiba mengencangkan gas motornya menyalip mobil mereka, kemudian belok kanan ke arah Monumen Bambu Runcing, Jalan Panglima Sudirman.

Setelah kejadian itu, pada malam hari, Tino mencoba laporan di Polsek Tegalsari. Namun oleh petugas SPKT diarahkan ke Polsek Genteng. Karena sudah malam, akhirnya mereka melaporkan kejadian itu, pada Kamis (4/3/2021).

Atas kejadian, itu Tino dan temannya hafal dengan ciri-ciri pelaku, yakni menggunakan motor honda vario warna hitam bernopol W 62xxxx, dengan perawakan perut buncit dan berkulit sawo matang
(Redho)

Berita Terkait

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret
TMMD Sengkuyung Tahap I Boyolali Resmi Ditutup
Kasdam IV/Diponegoro Resmikan Jalan Hasil TMMD ke-127 di Desa Kembang
Kasdam IV/Diponegoro Tutup TMMD ke-127 Kodim 0728/Wonogiri

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:22 WIB

BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:56 WIB

Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:35 WIB

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB