Korban Laka Kereta Sempat Sadar Akhirnya Meninggal Dunia

Rabu, 10 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP Laka kereta api

TKP Laka kereta api

BANYUWANGI, detikkota.com – Naas nasib pengendara motor yang menjadi korban tertabrak kereta api diperlintasan tanpa palang pintu diwilayah Desa Labanasem, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, pada hari Rabu (10/3/2021) yang sempat saat kejadian korban sempat sadar dan akhirnya meninggal dunia.

Korban atas nama Dhoni Saputra (24) warga Denpasar, Bali, sebelumnya sempat dilarikan ke RS PKU Rogojampi dan mendapatkan perawatan, namun karena luka yang dialami cukup parah akhirnya korban meninggal dunia.

“Korban alami luka yang cukup parah, mungkin karena terlempar cukup jauh hingga 10 meteran dari lokasi kejadian,” tutur Umar salahsatu saksi mata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Arman Asmara, melalui Kanitlantas Polsek Rogojampi, Ipda Suharto, membenarkan terjadinya lakalantas antara kereta api dengan kendaraan Yamaha Zupiter Z No pol P 4326 WI yang di kendarai seorang laki-laki Doni Saputra dengan identitas alamat Denpasar Bali

“Korban atas nama Doni Saputra warga Denpasar Bali yang sekarang berdomisili di desa Sragi kecamatan Songgon, Saat kejadian korban sempat dibawa ke RS PKU Rogojampi, namun karena lukanya cukup parah selang 10 menit kemudian meninggal dunia,” terang Ipda Suharto.

“Barusan Keluarga korban juga sudah bisa kita hubungi dan segera merapat ke RS PKU,” tambahnya.

Ipda Suharto juga menambahkan jika sebenarnya lokasi TKP adalah jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan, semestinya pihak PT KAI sudah harus melengkapi palang pintu perlintasan kereta api agar kejadian serupa bisa dihindari.

“Lokasi kejadian merupakan jalur yang ramai dilalui kendaraan bermotor, sudah seharusnya dilengkapi palang pintu perlintasan kereta api,” pungkas Ipda Suharto. (SHT)

Berita Terkait

Warga Soroti Proyek Drainase di Nagri Tengah, K3 Pekerja Dipertanyakan
Lahir di Angka Istimewa, Muhammad Mateen Arrash Jadi Kebahagiaan Baru Keluarga Didik Haryanto
Bukan Sekadar Layani Warga, ASN Sumenep Diajak Jadi Penyelamat Lewat Setetes Darah
Bank Dunia Sebut 64 Persen Penduduk Indonesia Miskin, Ekonom: Jangan Dibaca Mentah
BMKG Peringatkan Hujan dan Angin Kencang 8-10 September, Sejumlah Wilayah Wajib Waspada
Pemerintah Perkuat Kesiapan Hadapi El Nino, Dampak Erupsi Gunung Api Dipantau
Razia Miras di Cafe Lotus, Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 48 Botol Minuman Beralkohol
Anak Krakatau Masih Aktif, Erupsi Susulan Mengintai: Radius 3 Kilometer Terlarang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:58 WIB

Warga Soroti Proyek Drainase di Nagri Tengah, K3 Pekerja Dipertanyakan

Rabu, 9 September 2026 - 13:51 WIB

Lahir di Angka Istimewa, Muhammad Mateen Arrash Jadi Kebahagiaan Baru Keluarga Didik Haryanto

Rabu, 9 September 2026 - 13:22 WIB

Bukan Sekadar Layani Warga, ASN Sumenep Diajak Jadi Penyelamat Lewat Setetes Darah

Rabu, 9 September 2026 - 10:22 WIB

Bank Dunia Sebut 64 Persen Penduduk Indonesia Miskin, Ekonom: Jangan Dibaca Mentah

Selasa, 8 September 2026 - 10:32 WIB

BMKG Peringatkan Hujan dan Angin Kencang 8-10 September, Sejumlah Wilayah Wajib Waspada

Berita Terbaru