Miliki Kemampuan Facial Recognition, Perusak CCTV Siap Diburu Polisi

Minggu, 11 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perusak CCTV Siap Diburu Polisi

Perusak CCTV Siap Diburu Polisi

SURABAYA, detikkota.com – Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya kini sedang memburu para pelaku perusuh dalam demo menolak Omnibus Law didepan Gedung Negara Grahadi beberapa waktu lalu.

Perusuh yang dikejar itu termasuk dua orang terduga pelaku pengerusakan Closed Circuit Television (CCTV) di depan Grahadi tepatnya di tiang kantor pos Jalan Gubernur Suryo Surabaya atau Cofee Toffe.

Polisi akan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan Kota Surabaya untuk mengidentifikasi dua pelaku pengerusakan CCTV di area tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKBP Hartoyo Wakapolrestabes Surabaya, Minggu (11/10/2020) mengatakan, jika saat ini kasus pengrusakan itu masih dalam penyelidikan petugas Reskrim.

“Petugas masih koordinasi dengan dinas perhubungan guna mengidentifikasi pelaku pengerusakan CCTV,” sebut AKBP Hartoyo.

Menurut Hartoyo, CCTV yang dirusak oleh dua pelaku itu memiliki kemampuan facial recognition yang terintegrasi dengan Dispendukcapil untuk mengungkap identitas pelakunya.

Kamera yang dirusak tersebut memiliki kemampuan Facial Recognition. Jadi yang terekam merusak akan bisa cepat terungkap identitasnya.

“Saat ini Satreskrim sudah mulai melakukan upaya penyelidikan satu persatu pelaku perusuh pada aksi di Grahadi itu,” tambahnya.

Tak hanya pengerusakan CCTV, Polrestabes Surabaya akan memburu pelaku pengerusakan lainnya termasuk provokator aksi rusuh yang mengakibatkan kerusakan parah di beberapa titik sepanjang jalan Gubernur Suryo dan Jalan Taman Apsari Surabaya.

Nantinya, satu persatu pelakunya akan diselidiki serta diidentifikasi. Sudah ada beberapa bukti rekaman yang didapat dari intelijen dan akan segera di selidiki guna mengejar para pelakunya. (redho)

Berita Terkait

Kuasa Hukum H. Latib Tuduh Polres Pamekasan Kriminalisasi Kasus Perdata
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 18–19 April 2026, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat
Video Viral Dugaan Bullying Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta, Tokoh Media Sampaikan Kecaman
Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental Petugas PPIH untuk Sukseskan Haji 2026
Operasional Haji 2026 Dimulai, 460 Petugas PPIH Diberangkatkan ke Arab Saudi
Polda Jatim Uji Laboratoris Temuan Diduga Narkotika 27,83 Kg di Pesisir Giligenting
Harlah ke-8 LBH Achmad Madani Jadi Momentum Penguatan Akses Keadilan di Sumenep
BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat Guyur Jabodetabek Hari Ini

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:53 WIB

Kuasa Hukum H. Latib Tuduh Polres Pamekasan Kriminalisasi Kasus Perdata

Sabtu, 18 April 2026 - 06:28 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 18–19 April 2026, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat

Sabtu, 18 April 2026 - 06:22 WIB

Video Viral Dugaan Bullying Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta, Tokoh Media Sampaikan Kecaman

Jumat, 17 April 2026 - 11:13 WIB

Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental Petugas PPIH untuk Sukseskan Haji 2026

Jumat, 17 April 2026 - 11:11 WIB

Operasional Haji 2026 Dimulai, 460 Petugas PPIH Diberangkatkan ke Arab Saudi

Berita Terbaru

Petugas Damkar Pamekasan saat melakukan pemadaman kebakaran mushola di Desa Kowel.

Peristiwa

Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:27 WIB

Inyoman Sudirman

Opini

Serapan Anggaran Melambat, Disparitas Membesar

Sabtu, 18 Apr 2026 - 13:40 WIB