Wartawan Online Asal Bogor Babak Belur Dihajar Jambret

Rabu, 12 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Suki (32), warga Bogor yang kos di Jalan Mangkunegoro, Wonokromo dihajar sekelompok jambret jelang waktu sabur.

Wartawan online di Surabaya itu babak belur dihajar jambret, namun masih beruntung, meski bonyok motor korban masih selamat.

“Rabu dini hari sekitar pukul 02.15 WIB saya keluar hendak cari sahur. Saya keluar kos naik motor,” kata Suki, Rabu (12/5/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suki mengatakan saat berada di traffic light Jalan Diponegoro (dekat SPBU), ada dua orang berboncengan mendekatinya. Tiba-tiba saja mereka menuduh Suki telah menabrak mereka.

“Mereka menuduhkan sesuatu yang tidak saya lakukan. Sebelum lampu hijau menyala, mereka sempat mengemplang helm saya,” kata Suki.

Suki pun spontan tancap gas setelah lampu hijau menyala. Dia berharap dua orang itu mengejarnya. Namun Suki tetap melihat mereka di belakang lewat spion. Suki yang menerobos traffic light berikutnya demi lepas dari kejaran mereka bahkan nyaris bertabrakan dengan kendaraan lain.

“Sampai pada satu titik saya memutuskan untuk mencari pertolongan. Saya masuk ke halaman Bank NISP di Jalan Ciliwung agar berharap mendapat pertolongan. Karena saya melihat ada seorang sekuriti yang tengah berjaga di halaman bank tersebut,” lanjut Suki.

Namun setelah memarkirkan motornya, tanpa basa-basi dua orang tersebut mengeroyok Suki. Mereka menghajar dan menendang sambil memaksanya mengakui apa yang tidak pernah Suki lakukan.

“Beberapa saat kemudian mereka merasa puas sudah membuat saya babak belur. Namun mereka tetap menuduh saya telah menabrak mereka. Sehingga mereka memekasa saya membayar ganti rugi Rp 200 ribu,” cerita Suki.

Namun waktu itu, kata Suki, uang cash di dompetnya tinggal Rp 100 ribu. Tanpa berpikir panjang dia langsung menyerahkan uang tersebut dengan harapan mereka segera meninggalkannya

Diketahui, dalam aksi pengeroyokan itu, sepintas korban melihat 2 motor. Motor yang pertama berboncengan dua. Motor yang satu lagi seorang diri. Namun menurut Satpam Bank, ada 4 orang yang mengeroyoknya.

Salah satu motor berboncengan tiga dan karena itu Satpam Bank tidak berani melerai atau memberikan pertolangan saat korban ini dipukuli oleh kawanan jambret. (Redho)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita
Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin
Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG
BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut
Rutan Sumenep Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Perkuat Komitmen Zero Halinar
KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:52 WIB

Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:32 WIB

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG

Berita Terbaru