Waspadalah!!! Penipuan Makanan Online Berhasil Terbongkar

Sabtu, 12 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Ada saja jalan bagi orang yang ingin mencari rezeki dengan cara tak halal. Seperti baru-baru ini, viral video TikTok yang membongkar dugaan penipuan jual makanan online. Pelaku mencatut nama restoran ternama di aplikasi G**Food dan G*Food. Faktanya, mereka buka usaha di sebuah rumah di daerah Kejawan Putih Surabaya.

Dalam video berdurasi 02.25 menit, pemilik akun @kdeviana, terdengar suara seorang perempuan asal Surabaya yang mengungkap aksi penipuan makanan online di Kejawan Putih Surabaya.

Awalnya, korban menggunakan salah satu aplikasi ojek online untuk memesan makanan. Sayangnya, saat makanan itu tiba tak sesuai dengan ekspetasinya. Bahkan, menu makanan yang dia pesan, sangat jauh berbeda dengan makanan yang telah sampai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulanya, dia memesan dua nasi pecel daging dan tiga nasi pecel ayam, dengan total Rp 95.200 ribu. Rupanya, yang dia terima hanya beriiskan nasi dan satu lauk pauk, tanpa sayur atau penampakan nasi pecel pada umumnya.

Korban kemudian menelusuri restoran itu. Dia kaget jika tempat itu bukanlah restoran melainkan rumah biasa.

Amarahnya semakin tak terkendali saat dia melihat kondisi rumah itu. Tampak seorang lelaki berbaju merah yang diduga sebagai pelaku penipuan dan hanya bisa terdiam saat direkam oleh wanita ini.

Korban lantas membeberkan bahwa sang penipu memiliki lebih dari empat unit handphone yang berjajar di lantai diduga berisi aplikasi restoran ternama di Kota Pahlawan yang menyajikan menu nasi padang hingga ayam goreng.

Korban pun tertipu dengan melihat nama restoran dan foto makanan yang ditampilkan. Namun, ada kejanggalan jika diperhatian nama restorannya selalu menyertakan nama “Kejawan”, atau lokasi rumah usahanya.

“Kelihatannya makanannya enak-enak ya, tapi kalian harus tau datengnya kayak gimana, terus harganya gak masuk akal. Ada beberapa akun G**Food dan GFood juga dengan beberapa akun dengan tempat yang sama,” ungkap @kdeviana.

Tak hanya merugikan membeli, penipuan makanan online yang mencatut restoran ternama ini juga meresahkan para driver ojek online (ojol). Mereka banyak menerima komplain karena makanan yang datang tidak sesuai.

Salah satu ojol yang berhasil diwawancara di video tersebut juga mengaku resah dengan adanya praktik penipuan modus terbaru ini. “Saya resah, saya juga sudah laporkan ke G***food tapi belum ada respon,” ujar ojek online dalam video tersebut.

Tempat jualan makanan ini diduga sering menipu pelanggannya. Hanya saja, ojol tidak bisa sembarangan membatalkan pesanan lebih dari tiga kali. Sebab, dia sendiri yang akan dinilai jelek performanya.

“Pesanan di sini masih dibuka. Harusnya kalau sudah ditanggapi aksi penipuan ini tidak jalan terus seperti sekarang ini,” bebernya.

Ojol ini mendapat pesanan enam bungkus nasi padang dengan kedok restoran “Nasi Padang Ampera”, yang total harganya mencapai Rp 102.000. Jika dicermati, lokasi restoran yang dimaksud juga beralamat di Kejawan Putih Surabaya.

Kasus ini kini viral di media sosial dan akan segera ditangani pihak kepolisian. Nah, bagi Anda penguna jasa makanan online wajib berhati-hati memastikan kebenaran restoran tersebut, asli atau palsu sebelum Anda mengklik pesan makanan. Sebab, menurut pengakuan driver ojol, aksi penipuan ini tak hanya menebar jala di Kejawan Putih saja tetapi juga beberapa kawasan di Kota Surabaya lainnya
(Redho)

Berita Terkait

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes
Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru