Akhir Pekan Ini, Banyuwangi Gelar BMX Supercross 2025, Satu-satunya Ajang Resmi UCI di Indonesia

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sirkuit BMX Supercross Muncar, Banyuwangi, yang menjadi tuan rumah ajang internasional BMX Supercross 2025.

Sirkuit BMX Supercross Muncar, Banyuwangi, yang menjadi tuan rumah ajang internasional BMX Supercross 2025.

BANYUWANGI, detikkota.com – Kabupaten Banyuwangi kembali memperkuat posisinya sebagai pusat balap sepeda nasional dengan menggelar Banyuwangi BMX Supercross 2025, satu-satunya ajang balap sepeda BMX di Indonesia yang tercatat dalam agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI). Event ini berlangsung pada 15–16 November 2025 di Sirkuit BMX Supercross Muncar.

Sirkuit tersebut dikenal sebagai salah satu trek BMX supercross terpanjang di dunia. “Tahun ini, Banyuwangi BMX Supercross menjadi satu-satunya ajang BMX Racing di Indonesia yang masuk kalender resmi UCI 2025. Di ASEAN hanya ada dua, yakni di Banyuwangi dan Thailand,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (13/11/2025).

Sirkuit Muncar sendiri merupakan lintasan berstandar Olimpiade yang telah direvitalisasi Kementerian PUPR dengan melibatkan arsitek dunia untuk trek BMX, Tom Ritzenthaler.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan, menyampaikan bahwa event internasional ini diikuti pembalap dari beberapa negara, termasuk Latvia, China, dan Malaysia, selain tuan rumah Indonesia. “Total ada 207 rider,” ungkapnya.

Kejuaraan ini melombakan kelas C1 race dengan total 19 kategori yang dibuka untuk tiga kelompok usia, baik putra maupun putri: Challenge (5–16 tahun), Junior (17–18 tahun), dan Elite (19 tahun ke atas).

Masyarakat dapat menyaksikan langsung di Sirkuit Muncar atau melalui siaran live streaming di kanal YouTube Banyuwangi Sport.

Race Director Banyuwangi BMX Supercross 2025, Dadang Haries Poernomo, menjelaskan bahwa Sirkuit Muncar memiliki tingkat kesulitan tinggi. Trek sepanjang 465 meter tersebut dilengkapi empat obstacle high jump—jumlah terbanyak di dunia—dua start gate dengan ketinggian 5 dan 8 meter, serta tujuh line berbeda yang bisa digunakan untuk berbagai kelas perlombaan.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Polres Sumenep Buka Ruang Koordinasi dengan Media Lewat Momentum Ramadan
Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo
Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa
Banyuwangi Disiapkan Jadi Pemasok Bioetanol Nasional, Pabrik 30 Ribu KL Dibangun di Glenmore
Presiden Prabowo Bahas Arah Politik Luar Negeri Bersama Tokoh dan Akademisi di Istana
Bansos Digital Nasional Bergulir, Banyuwangi Tampil sebagai Role Model

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:37 WIB

Polres Sumenep Buka Ruang Koordinasi dengan Media Lewat Momentum Ramadan

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:55 WIB

Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:17 WIB

Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:53 WIB

Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB