SUMENEP, detikkota.com — Warga Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terpaksa membangun jalan desa secara swadaya demi mendapatkan akses yang dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.
Langkah tersebut dilakukan karena jalan utama desa tak kunjung mendapat perbaikan, meski Dana Desa Montorna disebut mencapai miliaran rupiah.
Salah seorang warga, Ahmad, mengatakan kondisi jalan desa telah rusak selama bertahun-tahun dan belum ada tindakan nyata dari pemerintah desa. Menurutnya, warga telah menunggu perbaikan selama sekitar tiga tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sudah tiga tahun kami menunggu, tapi belum ada tindakan dari aparat desa. Padahal kepala desa sudah menjabat sejak 2020,” ujar Ahmad, Sabtu (03/02/2026).
Kekecewaan warga semakin besar karena jalan yang rusak merupakan akses utama desa yang menunjang kegiatan pendidikan dan pertanian. Kondisi tersebut dinilai sangat menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Selama ini kami kesulitan akses pendidikan dan pertanian. Wajar kalau warga marah karena dana desa jumlahnya miliaran, tapi jalan tetap rusak,” kata Ahmad.

Karena tidak ada kepastian perbaikan, warga Dusun Montorna kemudian menggalang iuran secara sukarela. Bentuk sumbangan bervariasi, mulai dari uang Rp20 ribu hingga Rp100 ribu, serta material bangunan seperti semen hingga satu ton.
Warga berharap pemerintah desa segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan desa dan membuka informasi secara transparan terkait penggunaan Dana Desa agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

Penulis : M
Editor : Red







