Aktifis Banyuwangi Galang Tanda Tangan Sebagai Bentuk Dukungan Kepedulian Terhadap Yunus

Jumat, 16 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Rasa simpati dan empati terhadap rekan sesama akvis dikabupaten Banyuwangi memang patut diacungi jempol.

Demi melihat M.Yunus Wahyudi Aktivis anti masker ditahan pihak kepolisian dalam perkara dugaan penyebaran berita hoax, aktivis Banyuwangi galang tanda tangan sebagai bentuk dukungan.

Salahsatunya Kordinator Forum Peduli Banyuwangi (FPB) Danu Budiyono yang juga dikenal sering mengkritisi kebijakan pemerintah kabupaten (Pemkab) Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang berdomisili di jalan Hoscokroaminoto gang coca cola, Giri tampak mendatangi Yunus sapaan akrab M. Yunus Wahyudi di rumah tahanan Polsek Giri sebagai titipan Tahanan Polresta Banyuwangi, Kamis (15/10/2020).

Danu Budiyono mengatakan jika pihaknya tidak ikut campur urusan hukum yang menimpa Yunus Wahyudi oleh Polresta Banyuwangi.

Namun, kritikan yang dilakukan oleh Yunus tersebut bisa jadi sebagai bentuk kepeduliannya terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi.

“Saya rasa apa yang disampaikan oleh Yunus itu sebagai bentuk kritikan, tidak ada maksud lain. Harusnya Pelapor dan pihak terkait, termasuk Pemkab Banyuwangi dalam hal ini dr.Rio dan bupati jangan alergi dengan kritikan,” ucapnya kepada awak media.

“Kritikan yang dilakukan oleh Yunus selama ini saya lihat banyak yang membangun,” imbuhnya.

Menurut Danu Budiyono Apa yang dilakukan Yunus wahyudi banyak menginspirasi masyarakat untuk bersuara kritis.

“Dan kita percaya penuh kalau pihak penegak hukum berlaku bijak dalam menerapkan hukum, salah dan tidaknya Yunus itu nanti yang menetapkan pengadilan, semoga dalam persidangan nanti Yunus bisa diputus bebas,” harapnya.

“Kemarin saya bersama teman-teman ikut menggalang tanda tangan untuk upaya penangguhan penahanan. Dan rencananya kedepan aktivis Banyuwangi akan berkumpul dan melakukan petisi terkait penahanan Yunus,” tegasnya.

Danu juga menuturkan jika pada saat bertemu, Yunus mengaku pasrah dan tabah dalam menghadapi permasalahan yang sedang menimpanya. Yunus hanya memohon doa kepada masyarakat Banyuwangi agar tetap diberikan kesehatan agar bisa menghadapi persidangan.

“Kepada masyarakat Banyuwangi, Yunus mohon doa, agar diberikan kesehatan, dan ketabahan,” pungkas Danu. (SHT)

Berita Terkait

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya
Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk
Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan
Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan
Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:52 WIB

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:41 WIB

Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan

Berita Terbaru