Anak Usia 16 Tahun Diculik Segerombolan Bersenjata Tajam

Jumat, 4 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Anak berusia 16 tahun asal Jalan Cumpat Kulon, Bulak, Kenjeran, diduga diculik oleh segerombolan orang bersenjata tajam dan bermobil.

Kakek korban saat membuat laporan di Polsek Kenjeran

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Kenjeran dan ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Benar demikian tengah kita tangani, unit Reskrim kita tengah lidik dibantu Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Kapolsek Kenjeran Kompol Buanis Yudo Haryono kepada wartawan Jumat (04/02)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Buanis, peristiwa dugaan penculikan itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Kamis (3/2/2022). Kendati demikian pihaknya belum bisa menjelaskan identitas korban penculikan tersebut.

“Mohon waktu tim sedang di lapangan tengah bekerja. Mohon doanya segera terungkap,” singkatnya.

Sementara itu dari informasi yang dihimpun wartawan pelaku yang diduga berjumlah enam orang datang ke rumah korban dengan membawa mobil Suzuki Ertiga warna merah.

Mereka masuk dalam rumah korban dan langsung menarik korban yang mengidap penyakit lupus untuk dibawa ke dalam mobil.

Edi, kakek korban, sempat menghalau para pelaku. Akibat dari aksi tarik-menarik yang terjadi, para pelaku mengeroyok dan memukuli Edi.

Sementara itu, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, saat kejadian ia berusaha menolong namun urung dilakukan karena pelaku membawa senjata tajam. (Redho)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB