Apes Diteriaki Maling, Seorang Pria Keok Dihajar Warga

Minggu, 15 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pria bernama Jemi Martak Sudianto (40) masuk kamar kos wanita didaerah Jalan Dukuh kupang timur X-A Surabaya. Meski masuk dengan mengendap-endap, aksinya kepergok juga.

Rupanya, warga Rusun Urip Sumoharjo Blok C, Surabaya tersebut sebelumnya sudah merencanakan masuk kamar untuk melakukan pencurian.

Kamar kos itu disatroni Jemi pada, Kamis 12 Agustus 2021 sekira pukul 03.15 WIB, yang ditinggali oleh Nikmah (48). Saat kejadian, ia kaget melihat sosok tak dikenal yang masuk mengendap-endap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tepat pukul 03.15 Wib, pelapor ini terbangun dari tidurnya kemudian melihat ada bayangan seseorang yang seperti mengambil sesuatu dari kamar kosnya,” kata Kompol Risky Fardian Kapolsek Sawahan, Minggu (15/8/2021).

Saat eksekusi Handphone (HP) milik korban, juga terdengar suara gaduh, sehingga ia langsung bangun dan mengejar pelaku sambil teriak maling-maling.

Apes bagi pelaku, saat diteriaki maling dan berusaha kabur, pelaku menaiki motornya akan tetapi terjatuh sendiri.

“Seketika itu warga berdatangan dan menangkap pelaku dan sempat dihakimi massa,” tambah Kapolsek.

Anggota Reskrim yang sedang patroli, melihat ada kerumunan warga sehingga langsung mendatangi dan melihat pelaku sudah diamankan oleh warga.

Karena terbukti pelaku kejahatan, kemudian polisi membawanya ke Polsek Sawahan beserta barang bukti guna proses lebih lanjut.

Barang bukti yang disita dari pelaku berupa, 1 buah HP merk Vivo Y 91 warna hitam biru dan sepeda motor Yamaha Mio GT warna putih. (Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru