Awas Tidak Patuhi Prokes Pamekasan di Denda 100 Ribu

Kamis, 14 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Tim gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Pamekasan, melalukan Operasi Yustisi Prokes di Timur Taman Monumen Arek Lancor, pada hari Kamis (14/1/2021).

Kapten Heri Mulyono Pasi Ops Kodim Pamekasan mengatakan, bahwa operasi yustisi ini dilakukan sebagai langkah dan upaya untuk mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Selain melakukan Giat Operasi Yustisi Prokes ini, Tim gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Pamekasan, juga melakukan patroli di sejumlah pusat keramaian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan operasi yustisi dan patroli ini kami masih banyak menemukan masyarakat yang masih melakukan aktivitas tidak menerapkan Protokol Kesehatan seperti tidak menggunakan masker,” ujarnya, Kamis (14/1).

Dalam kegiatan tersebut, Tim Satgas Covid-19 akhirnya mengamankan sebanyak 140 pelanggar Protokol Kesehat.

Sementara Kusairi Kepala Satpol PP Pamekasan menyampaikan, di awal Tahun 2021 dengan jumlah pelanggar Prokes di Pamekasan semakin tinggi sejak tanggal 1 Januari sampai 13 Januari, petugas menindak sebanyak 140 pengendara yang melanggar Protokol Kesehatan.

Sebanyak 62 orang mendapatkan sanksi sosial dan sebanyak 78 orang mendapatkan sanksi administrasi.

“Bagi pelanggar Prokes di Pamekasan di berikan sanksi, membersihkn sampah di area monumen Arek Lancor dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia Raya,” ungkapnya.

Selanjutnya, sanksi administrasi bagi pelanggar prokes di Bumi Gerbang Salam Kabupaten Pamekasan ini berupa penyitaan KTP dan bagi pelanggar perorangan, paling tinggi membayar denda sebesar Rp. 100.000,- rupiah

“Ini dilakukan agar masyarakat mematuhi Prokes, sayangi tubuh kita, kelurga kita dan orang-orang terdekat kita dengan cara mematuhu protokol kesehatan,” pungkasnya. (f/red)

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan
Triwulan III 2026, Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan

Berita Terbaru