JAKARTA, detikkota.com – World Gold Council (WGC) mencatat bank sentral di berbagai negara melakukan penjualan bersih emas sebanyak 30 ton pada Maret 2026. Kondisi tersebut dinilai memberi tekanan terhadap pergerakan harga emas global pada kuartal pertama tahun ini.
Kepala Riset Senior APAC World Gold Council, Marissa Salim, mengatakan aksi jual terbesar berasal dari Turki sebesar 60 ton dan Rusia sebanyak 16 ton. Penjualan tersebut mengimbangi pembelian emas oleh sejumlah negara lain.
“Bank sentral yang selama ini menjadi penopang utama permintaan emas kini mulai beralih menjadi pemasok di pasar,” ujarnya dalam laporan terbaru WGC.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut WGC, sektor obligasi pemerintah dan bank sentral yang sebelumnya menjadi faktor penting dalam penguatan harga emas kini mulai memberikan tekanan terhadap pasar logam mulia global.
Perubahan arah kebijakan tersebut terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi dunia dan dinamika pasar keuangan internasional sepanjang awal 2026.
Meski demikian, sejumlah analis menilai permintaan emas sebagai aset lindung nilai masih berpotensi bertahan, terutama di tengah volatilitas pasar dan risiko geopolitik global.
Penulis : Jack
Editor : Jack







