Begini Kronologi 3 Ledakan Hingga Pengendara Motor Tewas Terbakar

Rabu, 10 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan lokasi motor meledak yang menewaskan Pusiri, warga Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Polisi menunjukkan lokasi motor meledak yang menewaskan Pusiri, warga Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Tiga kali suara ledakan keras mirip petasan terdengar jelas di Dusun Maronggi, Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Mendengar suara ledakan berulang-ulang, warga sekitar bergegas mencari sumber suara ledakan. Ternyata, ditemukan seorang laki-laki dalam posisi telungkup dengan punggung luka bakar di atas motor roboh di sisi timur jalan.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan, laki-laki yang ditemukan telungkup di atas motor sesaat setelah suara ledakan sebanyak 3 kali itu diketahui bernama Pusiri (55), warga Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal, dan punggungnya mengalami luka terkelupas seperti luka bakar,” terang Widiarti, Rabu (10/5/2023).

Widiarti menjelaskan kronologi sebelum akhirnya Pusiri ditemukan meninggal di pinggir jalan tak jauh dari rumahnya.

Awalnya, kata Widiarti, Pusiri hendak pergi suan ke rumah salah satu kyai di Desa Kalebengan, Kecamatan Rubaru untuk meminta hari baik pernikahan keponaannya.

Pada acara suan itu, dia tidak sendiri. Pusiri telah janjian dengan pamannya, Mahwi. Mereka akan bertemu di salah satu masjid sebelum berangkat bersama ke kediaman Pak Kiyai.

Pusiri berangkat dari rumah dengan mengendarai motor Honda Supra. Sementara pamannya, Mahwi, berangkat dari rumahnya juga dengan mengendarai motor.

Setelah kedua bertemu di masjid yang ditentukan, motor Mahwi dititipkan di rumah warga sekitar masjid. Mahwi berboncengan dengan Pusiri menuju Desa Kalebengan, rumah Kiyai.

Usai suan, keduanya pulang ke rumah dengan mengendarai motor masing-masing. Pusiri ke arah barat, dan Mahwi ke arah utara. Arah jalan ke rumah keduanya beda.

Di jalan tak jauh dari rumah Pusiri itulah, warga mendengar suara ledakan keras sebanyak 3 kali. Bahkan istri Pusiri, Abisani yang ada di rumahnya juga mendengar suara ledakan tersebut.

“Jadi istri korban ikut ke lokasi sumber ledakan. Bahkan istri korban yang pertama kali mengetahui jika laki-laki yang meninggal dengan luka bakar itu adalah suaminya,” imbuhnya.

Mengetahui kejadian itu, Abisani langsung menangis dan memeluk tubuh suaminya yang sudah tidak bernyawa. Dengan dibantu warga, korban dibawa pulang dan langsung disucikan untuk dimakamkan di pemakaman keluarga, di Dusun Maronggi, Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan.

“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. Keluarga korban menganggap ini sebagai musibah dan takdir Allah,” tutur Widiarti.

Pihaknya meminta keluarga korban menandatangani surat pernyataan menolak otopsi jenazah Pusiri.

“Kami tidak bisa mengungkap ledakan apa itu dan apa penyebab kematian korban, karena kondisi TKP sudah rusak dan korban sudah dimakamkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Kapolresta Sumenep Perkuat Pengabdian dan Sinergi
Bupati Fauzi Dorong Kabupaten Kepulauan, Sebut Aspirasi Warga Sudah Berlangsung Lama
Muktamar NU ke-35 Jadi Momentum PB IKA PMII Bedah Energi, Pangan hingga Gerakan Islam

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:52 WIB

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Kapolresta Sumenep Perkuat Pengabdian dan Sinergi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:01 WIB