Belasan Desa Tanpa Kades Definitif, Komisi I DPRD Sumenep Minta Segera Diisi

Senin, 20 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Sejak Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Kepala Desa berakhir pada 15 Februari 2023, ada 18 desa di Kabupaten Sumenep yang tidak dipimpin oleh Kepala Desa definitif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf mengatakan, ”Masing-masing kades itu sudah menjabat enam tahun. Dan, terhitung 15 Februari kemarin 18 kades sudah tidak lagi menjabat. Nanti akan diisi penjabat (Pj),” jelasnya, Senin (20/2/2023).

Meski tanpa kades definitif, lanjut Anwar, saat ini sistem pemerintahan di 18 desa tetap berjalan. Pihaknya akan menunjuk sekretaris desa (Sekdes) sebagai Plh. Jabatan itu akan diemban Sekdes hingga bupati menerbitkan SK Pj Kades.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Sekarang pengisian jabatan Pj masih berproses. Plh bertugas selama Pj belum terbentuk,” tambahnya.

Anwar menuturkan, tahun ini pihaknya tidak akan melaksanakan pilkades meski 18 desa tidak memiliki kades definitif. “Sesuai jadwal, pelaksanaan pilkades serentak akan digelar pada 2025 mendatang bersama 226 desa lainnya,” imbuhnya.

Semantara itu, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Darul Hasyim Fath meminta pemerintah segera mengisi jabatan Pj Kades di 18 desa tersebut. “Bisa diambil dari pegawai kecamatan agar estafet kepemimpinan di tingkat desa tidak mengalami kekosongan,” harapnya.

Dalam penetapan Pj Kades, Darul mengingatkan pemerintah untuk mempertimbangkan beberapa hal. Misalnya, pengalaman pada tata kelola pemerintahan desa. ”Kami meyakini kecermatan pemerintah dalam soal ini tidak perlu diragukan,” tegasnya.(red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB