Pemkab Bangkalan Gandeng Balai Besar Perbenihan Surabaya, Kembangkan Tebu dan Kelapa untuk Swasembada Gula

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lukman Hakim menerima kunjungan Kepala Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan Surabaya Andi Faisal di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (20/2/2026).

Lukman Hakim menerima kunjungan Kepala Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan Surabaya Andi Faisal di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (20/2/2026).

BANGKALAN, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat komitmen mendukung program prioritas Presiden di sektor ketahanan pangan melalui kerja sama dengan Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan Surabaya.

Hal itu ditandai dengan kunjungan Kepala Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan Surabaya, Andi Faisal, kepada Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (20/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas percepatan pengembangan komoditas tebu dan kelapa sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada gula serta penguatan hilirisasi hasil perkebunan di wilayah Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lukman Hakim menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk konkret optimalisasi potensi lahan di Bangkalan yang masih memungkinkan untuk pengembangan tebu dan kelapa.

“Khusus di Jawa Timur ada arahan percepatan swasembada gula melalui pembukaan perkebunan tebu baru, dan Bangkalan siap melaksanakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lahan untuk pengembangan tebu berada di Kecamatan Galis dan Tanah Merah. Sementara itu, sekitar 200 hektare lahan telah diajukan untuk pengembangan kelapa pada tahap awal.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga diarahkan hingga tahap hilirisasi industri. Jika produksi berkembang signifikan, pemerintah daerah akan mendorong pembangunan industri atau pabrik pengolahan.

Sementara itu, Andi Faisal mengapresiasi kesiapan Pemkab Bangkalan dalam mendukung percepatan swasembada gula konsumsi dan hilirisasi perkebunan.

Ia menyebutkan, tahap awal pengembangan mencakup sekitar 100 hektare lahan dengan fokus pada komoditas kelapa dan mente. Pihaknya bersama Kementerian akan segera melakukan peninjauan lapangan dan penyusunan proposal teknis, termasuk skema pelibatan petani.

Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya kawasan perkebunan produktif di Bangkalan yang berdampak pada peningkatan ekonomi daerah serta kesejahteraan petani.

Penulis : AS

Editor : AS

Berita Terkait

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda
Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WIB

Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Berita Terbaru