BI Malang Gelar MBF 2025, Dorong Sinergi UMKM dan Ekonomi Syariah

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat memberikan sambutan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat memberikan sambutan.

MALANG, detikkota.com – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Malang resmi menggelar Malang BI Youth Tiful Festival (MBF) 2025 dengan tema “Sinergi Inovasi UMKM & Ekonomi Syariah: Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan dan Kemandirian Ekonomi Regional”. Kegiatan ini berlangsung mulai 30 Juli hingga 3 Agustus 2025 di Grand Hall Malang Town Square (Matos).

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang hadir dalam pembukaan acara pada Rabu (30/7/2025), menyambut baik penyelenggaraan MBF 2025. Ia menilai festival ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan sosial, sekaligus memperkuat kerja sama regional di wilayah Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo.

“Melalui penguatan UMKM dan ekonomi syariah secara bersamaan, kita bisa membentuk fondasi ekonomi lokal yang kuat dan tahan terhadap tantangan global,” ujar Wahyu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kolaborasi antara BI, pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan komunitas diharapkan mampu mengakselerasi transformasi UMKM agar naik kelas. “UMKM naik kelas berarti meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pasar, serta terintegrasi dalam rantai pasok nasional maupun global,” imbuhnya.

Kepala KPw BI Malang, Febrina, menjelaskan bahwa MBF 2025 merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan sejalan dengan program Karya Kreatif Indonesia (KKI) yang diinisiasi sejak 2016.

“Festival ini tidak hanya mendukung promosi produk lokal, tapi juga mendorong penguatan ekonomi syariah di wilayah kerja KPw BI Malang, yakni Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo,” terangnya.

MBF 2025 dikemas dalam berbagai kegiatan seperti pameran produk unggulan, talk show, business matching, workshop, hingga kompetisi. Sebanyak 38 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam pameran dengan menampilkan produk kriya, wastra, fesyen, dan kuliner. Kegiatan ini juga melibatkan tiga pondok pesantren, dua lembaga halal center, serta didukung oleh Dekranasda, perbankan, OJK, Bea Cukai, dan Dinas Tenaga Kerja dan PMPTSP.

Febrina berharap MBF 2025 menjadi platform sinergi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan UMKM dan ekonomi syariah, demi mewujudkan kemandirian ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di daerah.

Berita Terkait

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru
Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah
32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026
Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan
Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota
PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:30 WIB

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:11 WIB

32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:02 WIB

Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura

Berita Terbaru