BKPSDM Sumenep Pastikan Sanksi ASN Absen Pertama Hari Kerja

Rabu, 26 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Abd Madjid.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Abd Madjid.

SUMENEP, detikkota.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di semua Organisasai Pemerintah Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab setempat di hari pertama kerja setelah libur Lebaran Idul Fitri 2023.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Abd Madjid menyatakan, jika terdapat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bolos kerja pada hari pertama kerja dipastikan mendapatkan sanksi tegas.

Untuk sidak serentak di semua OPD, pihaknya telah membentuk tim khusus (Timsus) yang akan memantau kehadiran ASN setelah cuti lebaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Timsus yang kami bentuk akan menyebar ke semua OPD untuk melakukan sidak,” imbuhnya, Rabu (26/4/2023).

Madjid menegaskan, tindakannya itu sesuai dengan surat dari Menpan RB bahwa, para ASN tidak wajib masuk pada Rabu (26/4/2023).

“Maka, kami putuskan pada Selasa mendatang seluruh ASN yang ada di wilayah Pemkab Sumenep harus sudah kembali bekerja,” tegasnya.

Jika ada ASN yang masih belum masuk kantor sampai tanggal yang telah ditentukan, maka pihaknya akan memberikan sanksi melalui Kepala Dinas masing-masing.

“Kami akan mengirim surat pada Kepala Dinas masing-masing sesuai data yang ada untuk ditindak lanjuti,” tuturnya.

Madjid berharap agar semua ASN di lingkungan Pemkab Sumenep menunjukkan sikap disiplin, dengan masuk tepat waktu sesuai arahan yang telah diberikan.

“Tanggal masuk kan sudah ditunda, maka Selasa tanggal 2 Mei besok harus masuk semua,” pintanya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB