BRI Pastikan Tidak Ada Pemotongan Membuka Blokir Rekening Bagi Penerima BPUM

Jumat, 14 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Supervisor unit Bank BRI Kalianget Akbar saat memberi keterangan

Supervisor unit Bank BRI Kalianget Akbar saat memberi keterangan

 

SUMENEP, detikkota.com – Menanggapi isu soal adanya pemotongan dana bantuan produktif usaha mikro (BPUM) untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Desa Talango Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep yang disunat hingga ratusan ribu rupiah oleh beberapa oknum dengan dalih untuk membuka blokiran rekening di Bank BRI.

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Kalianget sebagai bank yang diberikan mandat untuk mendistribusikan bantuan BPUM UMKM yang terdampak Covid-19, memastikan tidak ada pemotongan dari pihaknya dalan membuka blokir rekening bagi setiap penerima

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara sistem BRI tidak ada potongan apapun, sepeserpun tidak diperbolehkan untuk meminta imbalan. Kalau masalah untuk membuka blokir rekening kami tegaskan itu tidak benar,” kata Supervisor BRI Unit Kalianget, Akbar saat ditemui awak media di Kantornya, Kamis (13/01/2022).

Akbar juga menegaskan bahwa dari pihak BRI ini sudah tertera ada di surat keterangan dengan jelas, bahwa tidak boleh memberi imbalan apapun dan dalam bentuk apapun.

Kemudian Akbar juga menjelaskan sistem pencairan bagi penerima bantuan BPUM yaitu dengan mendatangi secara langsung kantor unit-unit BRI terdekat. Hal ini dilakukan untuk meminimilasir adanya perbuatan tidak bertanggung jawab dari beberapa oknum tertentu

“Itu dari pusat, aturan tidak boleh mengeluarkan biaya. Biasanya di BRI pengambilan di bawah 5 juta ada biaya 10 ribu, tapi khusus nasabah BPUM tidak boleh dikenakan biaya 10 ribu pun, BRI melarang apalagi menargetkan 400 ribu. Saya rasa tidak mungkin,” ujar Akbar.

“Coba tanyakan lebih jelasnya ke nasabahnya, siapa itu yang meminta, apakah hanya oknum ataukah memang pegawai BRI,” imbuhnya.

Menurutnya, dalam pencairan dana tersebut seringkali muncul oknum-oknum yang melakukan praktek pungli. Modusnya dengan mengelabui masyarakat dengan berbagai macam cara dan sebagainya.

“Namun, hal itu bukan menjadi tanggung jawab kami. Prosedurnya jika persyaratan sudah lengkap maka itu bisa dicairkan. Tapi setelah itu kami tidak tahu kelanjutannya di luar itu bagaimana. Saya sudah berpesan juga kepada yang dapat BPUM itu di luar siapa kira-kira minta imbalan apa gimana?,” jelasnya.

Akbar berharap masyarakat tetap waspada terhadap kemunculan pungutan liar (pungli) dari pihak yang tak bertanggung jawab dalam proses pencairan program BPUM ini. Menurutnya, itu tak ada pungutan biaya dan dipastikan langsung ditransfer utuh ke rekening penerima dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

“Kami berharap kepada Dinas Koperasi untuk memberikan data kepada kepala desa agar nantinya yang mendapat bantuan bisa dikoordinir oleh kepala desa langsung untuk menginformasikannya pada penerima, untuk menghindari oknum yang mau memanfaatkan keadaan kayak gini. Karena bantuan ini langsung disalurkan ke rekening penerima, dan murni tidak boleh ada pungutan apapun dengan alasan apapun,” pungkasnya. (TH)

Berita Terkait

Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!
Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap
Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan
Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi
Lansia di Sumenep Diduga Dianiaya Dua Anak Kandung, Salah Satunya Guru SD
Masuk Kamar Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diamankan Polisi atas Dugaan Perkosaan
Tutup Muktamar NU di Jombang, Prabowo Tegaskan Strategi Pemerintah Angkat Rakyat dari Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 06:11 WIB

Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Kamis, 3 September 2026 - 10:01 WIB

Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap

Kamis, 3 September 2026 - 07:19 WIB

Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan

Kamis, 3 September 2026 - 06:12 WIB

Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi

Berita Terbaru