Bupati Bangkalan Pimpin Napak Tilas Isyarah, Ajak Warga Rawat Sejarah NU

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat memimpin kegiatan Napak Tilas Isyarah dari Bangkalan menuju Jombang, Minggu (04/01/2026).

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat memimpin kegiatan Napak Tilas Isyarah dari Bangkalan menuju Jombang, Minggu (04/01/2026).

BANGKALAN, detikkota.com – Bupati Bangkalan Lukman Hakim memimpin kegiatan Napak Tilas Isyarah dari Bangkalan menuju Jombang, Minggu (04/01/2026), sebagai upaya merawat dan mengenang jejak sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama (NU) menjelang satu abad organisasi tersebut.

Kegiatan tersebut diikuti ribuan peserta yang terdiri dari tokoh agama, santri, serta warga Nahdliyin. Sejak pagi, para peserta telah berkumpul di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, sebelum rombongan dilepas secara resmi.

Dalam sambutannya, Bupati Lukman Hakim menyampaikan bahwa sejarah NU lahir dari ketulusan dan pengorbanan para ulama. Ia menegaskan, Bangkalan memiliki peran penting dalam perjalanan panjang berdirinya NU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Napak tilas isyarah ini menjadi pengingat bahwa NU berdiri melalui perjuangan dan pengorbanan para ulama. Bangkalan merupakan bagian penting dari sejarah tersebut, sehingga nilai-nilai para pendiri harus terus dijaga,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan napak tilas tidak sekadar ritual, melainkan sarana menanamkan kesadaran sejarah kepada masyarakat agar tidak melupakan akar perjuangan para ulama. Ia mengajak masyarakat Bangkalan untuk terus merawat nilai keagamaan dan kebangsaan yang diwariskan para muassis NU.

Rangkaian kegiatan dimulai dari Bangkalan, dilanjutkan menyeberang laut menuju Surabaya, kemudian perjalanan darat hingga berakhir di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Di lokasi tersebut, tongkat dan tasbih isyarah diserahkan kepada pengasuh pondok sebagai simbol kesinambungan perjuangan ulama.

Antusiasme dan partisipasi masyarakat sepanjang rute menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pelestarian sejarah NU serta komitmen menjaga nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi dasar perjuangan para pendiri NU.

Penulis : AS

Editor : Red

Berita Terkait

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Launching Panen Perdana Kolam Ikan BAPEKSI di Wanayasa, Diresmikan Ketua Umum DPP TB Hasanuddin
Pemkot Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Kesehatan, Waspadai Isu Super Flu
Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren
Rutan Kelas IIB Sumenep Dorong Warga Binaan Produktif Lewat Pembinaan Keterampilan
Dandim 0827/Sumenep Ikuti Vicon Wakil Panglima TNI, Tinjau Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih
Lagi dan Lagi, LAK Galuh Pakuan Akan Kembali Gelar Ajang Kontestasi Seni Budaya dan Olahraga 2026, Total Hadiahnya Mencapai 1 Miliar
Parkir Berlangganan Aktif Lagi, Pemkab Bangkalan Minta Warga Tolak Pungutan

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:23 WIB

Launching Panen Perdana Kolam Ikan BAPEKSI di Wanayasa, Diresmikan Ketua Umum DPP TB Hasanuddin

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:01 WIB

Pemkot Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Kesehatan, Waspadai Isu Super Flu

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:05 WIB

Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:59 WIB

Rutan Kelas IIB Sumenep Dorong Warga Binaan Produktif Lewat Pembinaan Keterampilan

Berita Terbaru

Bupati Lumajang Indah Amperawati foto bersama saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Kecamatan Sukodono, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:24 WIB