Bupati Ipuk Gowes ke Kantor, Ajak ASN Banyuwangi Kurangi Penggunaan BBM

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersepeda menuju Kantor Pemkab Banyuwangi sebagai bagian dari ajakan penghematan energi dan BBM, Rabu (1/4/2026).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersepeda menuju Kantor Pemkab Banyuwangi sebagai bagian dari ajakan penghematan energi dan BBM, Rabu (1/4/2026).

BANYUWANGI, detikkota.com – Upaya penghematan energi dan Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai digencarkan di Kabupaten Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mencontohkan langsung dengan bersepeda ke kantor pada Rabu (1/4/2026).

Dari kediamannya, Ipuk menempuh jarak sekitar 2 kilometer menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan sepeda. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bentuk sederhana untuk mengurangi konsumsi BBM sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

“Ini langkah kecil untuk menghemat energi, terutama BBM. Selain sehat, saya juga bisa berinteraksi langsung dengan warga,” ujar Ipuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama perjalanan, ia menyempatkan diri menyapa masyarakat. Ia menilai, bersepeda tidak hanya berdampak pada efisiensi energi, tetapi juga mempererat kedekatan antara pemerintah dan warga.

Ipuk juga terlihat menggunakan sepeda saat meninjau sejumlah layanan publik, termasuk progres pembangunan gedung baru Perpustakaan Daerah.

Ia mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tinggal dekat kantor untuk mulai membiasakan bersepeda atau berjalan kaki. Bahkan, menurutnya, aktivitas fisik seperti berlari juga dapat menjadi alternatif, terutama bagi pegawai yang sehari-hari bekerja di belakang meja.

Sebelumnya, sejak Februari 2026, Pemkab Banyuwangi telah menerapkan kebijakan penggunaan transportasi umum setiap hari Jumat bagi ASN. Dalam program tersebut, pegawai didorong menggunakan angkutan umum maupun ojek online untuk berangkat kerja.

Kebijakan ini tidak hanya bertujuan menekan penggunaan BBM, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan pengemudi transportasi umum.

Terkait kebijakan pemerintah pusat mengenai work from home (WFH) setiap Jumat mulai 1 April 2026, Ipuk menyatakan masih akan melakukan kajian lebih lanjut di tingkat daerah.

“Masih kami bahas apakah memungkinkan diterapkan di Banyuwangi. Jika penggunaan transportasi umum dan alternatif lain sudah berjalan baik, WFH bisa menjadi opsi terakhir,” ujarnya.

Ia menegaskan, efisiensi BBM harus tetap sejalan dengan optimalisasi pelayanan publik agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan cepat dan efektif.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Konkerkab I PGRI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Peran Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan
Pemkab Sumenep Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Adaptasi Digital
Wali Kota Eri Sidak TPS, Tegaskan Larangan Parkir Gerobak dan Buang Sampah Sembarangan
Tangani Sampah Wisata, Lumajang Galakkan Gerakan Indonesia Asri
UNDP Tertarik Kembangkan Inovasi Banyuwangi Usai Bertemu Bupati Ipuk
Bupati Ipuk Paparkan LKPJ 2025, Ekonomi Banyuwangi Tumbuh 5,65 Persen
Forpimka Kangean Patroli Distribusi BBM, Antisipasi Kelangkaan Pertalite
Bupati Rusdi Serahkan LKPD 2025 ke BPK Jatim, Dorong Transparansi Keuangan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:47 WIB

Konkerkab I PGRI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Peran Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kamis, 2 April 2026 - 12:44 WIB

Pemkab Sumenep Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Adaptasi Digital

Kamis, 2 April 2026 - 11:19 WIB

Wali Kota Eri Sidak TPS, Tegaskan Larangan Parkir Gerobak dan Buang Sampah Sembarangan

Kamis, 2 April 2026 - 11:02 WIB

Tangani Sampah Wisata, Lumajang Galakkan Gerakan Indonesia Asri

Kamis, 2 April 2026 - 10:59 WIB

UNDP Tertarik Kembangkan Inovasi Banyuwangi Usai Bertemu Bupati Ipuk

Berita Terbaru