Bupati Sumenep: Jangan Pungli, Pasti Saya Sanksi

Jumat, 19 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tidak melakukan pungutan liar (pungli).

Perintah tegas Bupati Achmad Fauzi itu disampaikan setelah menghadiri acara Halal Bihalal Komite Sekolah, Bupati Sumenep dan Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS), di Pendopo Kabupaten pada Jumat (19/5/2023).

Menurutnya, ASN yang terbukti melakukan pungli akan diberi sanksi tegas serta akan dimutasi dari jabatannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya meminta seluruh ASN secara serius menghindari dan tidak main-main dengan persoalan pungli, jual beli jabatan dan setoran dalam hal apapun.

“Saya minta tidak ada yang main-main tentang pungli, sunat menyunat, setoran, akad jabatan atau sejenisnya,” tegas Bupati.

Fauzi menegaskan tidak akan tebang pilih memberlakukan sanksi, baik dari golongan tertentu, hubungan kedekatan atau jabatan apa pun. Tidak sedikit pejabat Pemkab Sumenep yang memiliki hubungan kedekatan telah digeser, karena kinerjanya yang belum maksimal dan dinilai kurang kompeten di bidangnya.

“Akan saya geser, tidak peduli siapapun. Sejauh ini sudah banyak kok yang saya geser, termasuk teman-teman saya,” sebutnya.

Selama ini pihaknya menempatkan tim ‘intelegen khusus’ yang bekerja memantau dan melaporkan kejanggalan apapun yang terjadi di setiap OPD.

Untuk itu, Bupati Fauzi mengimbau seluruh ASN di lingkungannya menjadi pribadi yang benar-benar kompeten dan berkomitmen untuk bersama-sama memajukan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB