Cakupan ORI Campak Rubela di Sumenep Hari ke-16 Tembus 79,4 Persen

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Program Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubela yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep melalui 26 Puskesmas terus menunjukkan progres. Hingga hari ke-16, Jumat (12/9/2025) pukul 16.00 WIB, tercatat 58.730 anak telah diimunisasi atau mencapai cakupan 79,4 persen dari total sasaran 73.969 anak.

Kepala DKP2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menyampaikan rincian cakupan imunisasi berdasarkan kelompok usia. Usia 9–12 bulan mencapai 70,3 persen, usia 12–47 bulan sebesar 73,3 persen, usia 4–6 tahun 85,1 persen, dan usia 7 tahun sebesar 84,9 persen.

Capaian tertinggi dicatat Puskesmas Giligenting dengan cakupan 96,7 persen dari 1.565 sasaran. Sementara terendah ada di Puskesmas Dungkek dengan cakupan 39,9 persen dari 2.362 sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ellya mengapresiasi Puskesmas yang mencapai cakupan tinggi, serta mendorong koordinasi lintas sektor di tingkat kecamatan dan desa agar sosialisasi pentingnya imunisasi semakin maksimal. Ia menegaskan, DKP2KB telah menyiapkan vaksin, logistik, hingga fasilitas kesehatan, termasuk ruang isolasi untuk pasien campak.

“Kesadaran masyarakat untuk mengikuti imunisasi sangat penting agar penularan campak bisa dicegah. Kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap gejala dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat bila ditemukan tanda-tanda campak,” kata Ellya.

DKP2KB juga berkomitmen melanjutkan pemantauan epidemiologi, analisis data kasus, serta penyuluhan kesehatan dengan melibatkan masyarakat dan tokoh lokal. Langkah ini dilakukan guna memperkuat pencegahan sekaligus memastikan cakupan ORI MR di Sumenep dapat optimal.

Berita Terkait

Lima Pilar Kekuatan NU Menurut KH Busyro Karim
Masjid Darul Islah Pulau Saebus Kini Terang Berkat Bantuan PLTS Baznas Sumenep
Lamber Zilipaly Resmi Terpilih sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Purwakarta
Harga Cabe Jamu di Sumenep Kembali Stabil di Kisaran Rp 100 Ribu per Kilogram
KPH Purwakarta Klarifikasi Isu Status Lahan Pembangunan Rumah Relokasi di Desa Panyindangan
Pemkab Sumenep Perkuat Distribusi Minyakita Jelang Ramadan untuk Kendalikan Harga
Relawan Nusantara Ranting Cikalong–Cipeundeuy Serahkan Bantuan Logistik ke Korban Banjir Bandang di Cisarua KBB
PT DGW Kenalkan Produk Perlindungan Tanaman kepada Petani Desa Tekung Lumajang

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:35 WIB

Lima Pilar Kekuatan NU Menurut KH Busyro Karim

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:49 WIB

Masjid Darul Islah Pulau Saebus Kini Terang Berkat Bantuan PLTS Baznas Sumenep

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:11 WIB

Lamber Zilipaly Resmi Terpilih sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Purwakarta

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:00 WIB

Harga Cabe Jamu di Sumenep Kembali Stabil di Kisaran Rp 100 Ribu per Kilogram

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:39 WIB

KPH Purwakarta Klarifikasi Isu Status Lahan Pembangunan Rumah Relokasi di Desa Panyindangan

Berita Terbaru

KH Dr. A. Busyro Karim saat menyampaikan tausiyah pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam rangkaian 1 Abad Nahdlatul Ulama.

Daerah

Lima Pilar Kekuatan NU Menurut KH Busyro Karim

Minggu, 1 Feb 2026 - 14:35 WIB