Candida Ardelle dan Luluk Tumintah Menangi Lomba Desain Motif Batik Probolinggo 2025

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyerahkan hadiah kepada pemenang Lomba Desain Motif Batik 2025 di Stadion Bayuangga, Senin (29/9/2025) malam.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyerahkan hadiah kepada pemenang Lomba Desain Motif Batik 2025 di Stadion Bayuangga, Senin (29/9/2025) malam.

PROBOLINGGO, detikkota.com – Panitia Lomba Desain Motif Batik Kota Probolinggo 2025 resmi mengumumkan para pemenang pada malam puncak peringatan Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo, Senin (29/9/2025) di Stadion Bayuangga.

Pada kategori pelajar, juara pertama diraih Candida Ardelle, siswi SMAK Mater Dei, dengan karyanya Glipang Wira Budaya. Sementara itu, kategori umum dimenangkan Luluk Tumintah dengan karya berjudul Tari Glipang.

“Alhamdulillah karya ini bisa menang. Ide saya terinspirasi dari Tari Glipang yang saya padukan dengan motif daun serta sentuhan warna hitam dan emas,” ujar Candida usai menerima penghargaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, yang menyerahkan hadiah bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, menekankan pentingnya inovasi dalam melestarikan batik khas daerah. “Saya berpesan jangan berhenti berinovasi, jangan takut bersaing, dan jangan lupa berkolaborasi. Batik Kota Probolinggo adalah milik kita, mari kita rawat agar semakin hebat dan berdaya,” ucapnya.

Ketua Dekranasda Kota Probolinggo, dr. Evariani, yang juga menjadi ketua tim juri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. “Bagi saya semua peserta adalah pemenang. Kami berkomitmen membantu mempromosikan karya desainer muda Kota Probolinggo, bahkan dalam waktu dekat karya ini akan kami bawa ke Surabaya Fashion Parade,” jelasnya.

Lomba yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Probolinggo ini diikuti 184 peserta dan terbagi dalam dua kategori, pelajar dan umum. Dari masing-masing kategori, delapan finalis terpilih untuk mengikuti pelatihan pengaplikasian desain pada kain.

Mengusung tema Probo Glam atau Pesona Probolinggo dalam Gaya Modern, penilaian karya dilakukan berdasarkan sembilan aspek, meliputi kesesuaian tema, kreativitas, estetika visual, pemilihan warna, penempatan motif, fungsi dan aplikasi, kesesuaian jenis kain, ukuran kain, serta nilai kelokalan.

Sejumlah motif finalis yang lolos antara lain Mangga Probolinggo Manis Dalam Batik, Segara Biru, Petik Laut: Bayang Warisan dalam Ombak, Srikandi Jaran Bodhag, hingga Manggur (Dua Rasa Satu Cerita).

“Motif-motif ini menunjukkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Probolinggo. Saya yakin dengan promosi yang baik, batik Probolinggo bisa semakin dikenal luas,” tambah dr. Evariani.

Penulis : D/P

Editor : Md

Berita Terkait

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru
Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah
32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026
Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan
Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota
PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:30 WIB

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:11 WIB

32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:02 WIB

Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura

Berita Terbaru