Cegah Aksi Bunuh Diri di Jembatan Suramadu, Polisi Gelar Patroli

Sabtu, 11 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Belum genap sepekan, kasus dugaan bunuh diri di Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) terjadi dua kali. Polisi siap meningkatkan patroli untuk mengantisipasi kasus serupa terjadi.

Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Eko Adi Wibowo mengatakan bahwa pihaknya akan mempertebal jam patroli di kawasan Jembatan Suramadu.

Tentunya kita akan mempertebal jam patroli. Meski kejadian seperti itu (dugaan bunuh diri) tidak bisa diprediksi. Artinya dengan mempertebal jam patroli, setidaknya bisa mengantisipasi,” jelas Eko kepada awak media Sabtu (11/9/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eko menegaskan jika selama ini pihaknya bersama jajaran, baik itu dari Satresnarkoba, Satreskrim hingga polsek setempat telah rutin melakukan patroli.

Itu (partroli) tentunya sudah kami laksanan setiap hari. Ada jam-jamnya. Itu sudah menjadi tugas kami. Namun balik lagi. Kejadian seperti itu (dugaan bunuh diri) kan tidak bisa diprediksi,” jelas dia.

Selain terus mengintensifkan kegiatan patroli gabungan, pihaknya juga akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat. Baik itu untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas.

Dalam kegiatan patroli gabungan rutin juga selalu kami berikan imbauan. Agar segala sesuatunya bisa berjalan aman dan kondusif,” tandas Eko. (Redho Fitriyadi)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB