Cegah Kerumunan dan Penyebaran Covid-19, Kapolda Banten Imbau Warganya Tak ke Jakarta

Jumat, 18 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, detikkota.com – Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar pimpin Operasi Yustisi di Gerbang Tol Serang Timur.

Saat ditemui di lokasi, Fiandar mengatakan kegiatan operasi yustisi tersebut dilakukan guna mendisplinkan masyarakat terkait Protokol Kesehatan.

“Kita laksanakan kegiatan Operasi Yustisi di depan pintu masuk Gerbang Tol Serang Timur, dimana setiap masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke Jakarta atau ke kota lainnya kita periksa apakah sudah menerapkan protokol kesehatan,” ujar Fiandar,
Jumat (18/12/2020)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menghimbau kepada masyarakat untuk menunda perjalanan ke luar kota, mengingat masih tingginya penyebaran Covid-19.

“Sekarang ini tingkat konfirmasi Covid-19 masih tinggi, apalagi di Jakarta. Dan saat ini di Jakarta sedang memperketat Protokol Kesehatan. Untuk itu kita himbau kepada masyarakat agar menunda perjalanan ke luar kota, jika tidak ada keperluan mendesak mending tidak usah keluar kota,” tegas Fiandar.

Fiandar menjelaskan dalam pelaksanaan operasi yustisi tersebut dilakukan oleh personel gabungan. “Dalam pelaksanaan operasi yustisi ini kita lakukan dengan personel gabungan, ada dari personel Polri, TNI, Dishub dan Satpol-PP,” dengan jumlah personil sebanyak 1.200 personil yang tersebar di 22 titik lokasi kabupaten kota se Provinsi Banten, jelas Fiandar.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar berharap dengan dilaksanakannya operasi yustisi tersebut dapat mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polda Banten.

Fiandar menambahkan, digelarnya Kegiatan Operasi Yustisi Gabungan ini dalam rangka mengantisipasi massa aksi 1812 yang hendak ke Jakarta, “Kita menjaga dan melakukan upaya pencegahan agar warga Banten tidak ikut ikutan berkerumun di Jakarta, karena angka Covid nya masih sangat tinggi,” ujarnya.

Fiandar menyatakan juga bahwa hal ini dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya warga Banten. “Makanya Kami meminta kepada warga banten untuk tidak ke Jakarta menghadiri 1812 karena akan membahayakan diri warga kita sendiri serta beresiko adanya klaster baru dan menyebar sekembalinya mereka dari jakarta. Bantu pemerintah untuk bersama sama cegah penyebaran Covid-19 ini dengan disiplin protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. “Untuk masyarakat mari kita bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 ini, karena sampai saat ini angka penularan Covid-19 masih sangat tinggi. Untuk itu selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, selalu menjaga jarak dan hindari kerumunan,” ujar Edy Sumardi.

“Dan juga menjelang libur Natal dan Tahun Baru ini diharapkan tidak usah berpergian dulu, kita dirumah saja dulu. Semua kita lakukan untuk upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 ini,” tutup Edy Sumardi. (b/tim/red)

Berita Terkait

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes
Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu
Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun
Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun
Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun

Berita Terbaru