Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persiapan kegiatan deklarasi Perisai Putih Nusantara di Pendopo Agung Sumenep yang akan dihadiri Bupati Sumenep bersama insan pencak silat.

Persiapan kegiatan deklarasi Perisai Putih Nusantara di Pendopo Agung Sumenep yang akan dihadiri Bupati Sumenep bersama insan pencak silat.

SUMENEP, detikkota.com – Deklarasi Pencak Silat Perisai Putih Nusantara Kabupaten Sumenep akan digelar pada Minggu (29/3/2026) di Pendopo Agung Sumenep, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB dan akan dihadiri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pesilat di Kabupaten Sumenep. Rangkaian acara meliputi penandatanganan Piagam Wongsojudo serta halal bihalal antarperguruan silat se-Kabupaten Sumenep.

Pendiri Perisai Putih Nusantara, Sam Aming, menyampaikan bahwa deklarasi ini bertujuan memperkuat persaudaraan dan soliditas antarperguruan silat di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membangun komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat.

“Deklarasi ini diharapkan dapat menyatukan semangat persaudaraan antarperguruan, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Selain itu, penandatanganan Piagam Wongsojudo diharapkan menjadi dasar bersama dalam menjaga keharmonisan serta mencegah potensi konflik antarperguruan silat.

Rangkaian halal bihalal yang turut digelar juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarpesilat setelah Ramadan, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, berbagai perguruan silat diharapkan semakin berkomitmen menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Sumenep.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi
Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara
Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian
Dandim 0827/Sumenep Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Gantung di Dua Desa
Antisipasi Kelangkaan, Probolinggo Perkuat Stok LPG Hingga H+6 Lebaran
Pemkab Lumajang Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman Selama Idulfitri

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:53 WIB

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:19 WIB

Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:55 WIB

Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:44 WIB

Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB