Diduga Disalahgunakan, Anggaran Pengadaan Mobil Siaga Desa Cisampih Raib Rp250 Juta

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG, detikkota.com — Warga Desa Cisampih, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, hingga kini belum juga menikmati fasilitas kendaraan siaga desa meski anggaran untuk pengadaan mobil tersebut dikabarkan telah cair sejak tahun 2024.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, tidak tampak adanya kendaraan siaga terparkir di halaman kantor desa. Informasi yang diperoleh menyebutkan, dana pengadaan mobil jenis Daihatsu Sigra dengan nilai sekitar Rp250 juta diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya oleh kepala desa setempat.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, pihak Inspektorat Daerah (IRDA) Kabupaten Subang telah melakukan audit terhadap Pemerintah Desa Cisampih. Dari audit tersebut, ditemukan indikasi kerugian negara senilai Rp250 juta yang diduga berasal dari anggaran pengadaan mobil siaga desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Audit dari IRDA sudah dilakukan dan memang ditemukan kerugian negara sekitar Rp250 juta yang mengarah ke anggaran mobil siaga,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Camat Dawuan Hajizul yang baru menjabat tiga minggu menyampaikan belum menerima laporan resmi terkait dugaan penyimpangan dana tersebut. Namun, ia memastikan akan menindaklanjuti temuan tersebut.

“Kebetulan hari ini Sekmat dan Kasipem sedang melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) di Desa Cisampih. Saya akan segera menanyakan hasilnya. Jika benar terjadi penyalahgunaan anggaran, saya akan melaporkan langsung kepada Bupati Subang,” tegas Hajizul.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru