Diduga Tukang Santet, Seorang Kakek Sumenep Tewas Dibunuh

Selasa, 18 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Nasib Malang dialami Bunabi (69) tahun pria asal Dusun Karpote, RT/RW 04/04 Desa Kalinganyar, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, dibunuh diduga memeliki ilmu hitam ( santet ) Selasa, (18/05/2021).

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengungkapkan, kejadian tersebut pada hari Minggu tanggal 16/05/ 202. Sekira pukul 17.15 Wib, telah terjadi tindak pidana pembunuhan terhadap korban Bunabi.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kemudian diketahui bahwa pelaku dari tindak pidana pembunuhan terhadap korban tersebut diduga dilakukan oleh Ahwan (45) tahun, Alamat Dusun Kajisara RT/RW 09/05 Desa Torjek, Kec. Kangayan, Sumenep, Mansur (32) tahun, Alamat Dusun Apal, RT/RW 07/02 Desa Angkatan, Arjasa, Sumenep dan Jailani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian petugas gabungan Polsek Kangean Polres Sumenep, Unit Resmob dan Team Jokotole, melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Setelah dilakukan interograsi kemudian tersangka tersebut mengaku secara terus terang bahwa benar dirinya telah melakukan pembunuhan terhadap Bunabi, dengan cara memukul menggunakan potongan bambu sebanyak 2 (dua) kali mengenai leher kanan dan lengan kiri, Sedangkan Jailani memukul menggunakan potongan bambu pada bagian wajah,” Ujar widi (18/5).

“Sedangkan Jailani belum tertangkap masih (proses penyelidikan), adapun latar belakang terjadinya tindak pidana pembunuhan tersebut diduga karena korban BUNABI memiliki ilmu hitam/ santet,” Jelasnya.

Akaibat perlakuan tersangka di sangkakan, Pasal 338 KUH Pidana Subs. Pasal 170 KUH Pidana Subs. Pasal 354 ayat (2) KUH Pidana Subs. Pasal 351 ayat (3) KUH Pidana. (Fer)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru