Diperta Probolinggo Gelar Pelatihan Kendalikan OPT Tembakau

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani tembakau mengikuti pelatihan pengendalian OPT yang digelar Diperta Kabupaten Probolinggo.

Petani tembakau mengikuti pelatihan pengendalian OPT yang digelar Diperta Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, detikkota.com – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo melaksanakan pelatihan penerapan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) pada perkebunan tembakau. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya petani agar mandiri, berdaya saing, sekaligus menerapkan prinsip pertanian ramah lingkungan.

Pelatihan diikuti lima kelompok tani, masing-masing membawa 35 orang petani. Peserta berasal dari Poktan Kembang Suko Desa Sukorejo Kecamatan Kotaanyar, Poktan Mukti Raharjo Desa Besuk Kidul Kecamatan Besuk, Poktan Tani Makmur Desa Wringinanom Kecamatan Kuripan, Poktan Gebangan Makmur Desa Gebangan Kecamatan Krejengan, dan Poktan Rukun Jaya I Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan.

Kegiatan berlangsung sejak sebelum masa tanam hingga panen tembakau. Materi meliputi kontrak kerja pelatihan, sosialisasi OPT, pengamatan OPT, pembuatan pupuk organik cair (POC), pestisida nabati (pestina), perbanyakan agens pengendali hayati (APH), aplikasi POC dan pestina di lahan, serta pengenalan ekologi tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Diperta Probolinggo Arif Kurniadi melalui JF POPT Muchlisin menekankan inovasi dan teknologi ramah lingkungan perlu diterapkan dalam budidaya tembakau. “Tujuan pembangunan pertanian bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Menurut Muchlisin, pelatihan sejalan dengan konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang menekankan tanaman sehat, pemanfaatan musuh alami, pengamatan rutin, serta pemberdayaan petani sebagai ahli di lahannya masing-masing. Ia berharap petani tembakau tidak tertinggal dalam adopsi teknologi pertanian modern.

Kabid Sarana Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Diperta, Faiq El Himmah, menambahkan peningkatan kompetensi petani dalam PHT merupakan langkah strategis menjaga stabilitas produksi tembakau. Ia menyebut serangan OPT menjadi penyebab utama penurunan hasil panen sehingga strategi pengendalian yang tepat, efektif, dan ramah lingkungan sangat diperlukan.

Sementara itu, Pengendali OPT Perkebunan dari BBPPTP Surabaya, Ika Ratmawati, menilai kegiatan ini menjadi langkah awal penting meningkatkan kapasitas petani. Selain teknik identifikasi hama dan penyakit, peserta dibekali pengetahuan pupuk dan pestisida organik yang lebih aman dan ramah lingkungan.

“Dengan pendekatan organik, tembakau yang dihasilkan lebih berkualitas, berdaya saing, dan sesuai permintaan pasar yang mengutamakan produk sehat. Cara ini juga menjaga kesuburan tanah untuk keberlanjutan pertanian tembakau di masa depan,” jelasnya.

Penulis : Wa

Editor : Red

Berita Terkait

Rutan Kelas IIB Sumenep Gelar Bedah Buku, Dorong Literasi Warga Binaan
BPBD Sumenep Ingatkan ASN Waspada Puncak Musim Hujan, Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang
Kampung Pancasila RW IV Ngagel Rejo Jadi Percontohan, Kelola Dana Sosial Rp90 Juta Secara Mandiri
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polantas Menyapa Sahur Off The Road, Bagikan Makanan dan Edukasi Lalu Lintas
Bupati Achmad Fauzi Buka Festival Bazar Takjil Ramadan, Dorong UMKM Lokal Naik Kelas
250 Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ngerandu Buko di Pantai Marina Boom Banyuwangi
Warga dan Kades Margaluyu Bantah Pemberitaan Terkait Japfa, Siap Gunakan Hak Jawab
Sadulur Sahate Purwakarta Bagikan Takjil di Hari Pertama Puasa

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 17:48 WIB

Rutan Kelas IIB Sumenep Gelar Bedah Buku, Dorong Literasi Warga Binaan

Senin, 23 Februari 2026 - 15:44 WIB

BPBD Sumenep Ingatkan ASN Waspada Puncak Musim Hujan, Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang

Senin, 23 Februari 2026 - 15:04 WIB

Kampung Pancasila RW IV Ngagel Rejo Jadi Percontohan, Kelola Dana Sosial Rp90 Juta Secara Mandiri

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:30 WIB

Bupati Achmad Fauzi Buka Festival Bazar Takjil Ramadan, Dorong UMKM Lokal Naik Kelas

Jumat, 20 Februari 2026 - 12:36 WIB

250 Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ngerandu Buko di Pantai Marina Boom Banyuwangi

Berita Terbaru