Disperindag dan Polres Pasuruan Sidak SPBU Usai Keluhan Motor “Brebet”, Pertalite Diuji Kualitas dan Kuantitas

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Disperindag Kabupaten Pasuruan bersama Polres dan DPRD melakukan pemeriksaan kualitas BBM di salah satu SPBU wilayah Pandaan, Minggu (2/11/2025) malam.

Petugas Disperindag Kabupaten Pasuruan bersama Polres dan DPRD melakukan pemeriksaan kualitas BBM di salah satu SPBU wilayah Pandaan, Minggu (2/11/2025) malam.

PASURUAN, detikkota.com – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait banyaknya kasus sepeda motor “brebet” usai mengisi bahan bakar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan bersama Polres Pasuruan dan DPRD melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di wilayah setempat, Minggu (2/11/2025) malam.

Sidak dilakukan di empat lokasi, yakni SPBU 54.671.21 Candi Jawi (Prigen), SPBU 54.671.06 Kasri (Pandaan), SPBU 54.671.37 Gamekan Plintahan (Pandaan), dan SPBU 54.671.26 Kuti (Pandaan).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi II DPRD Agus Setya Wardana, Ketua Komisi IV Andri Wahyudi, sejumlah anggota dewan, Plt Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Mita Kristiani, serta Unit Tipidter Polres Pasuruan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Kepala Disperindag Mita Kristiani menjelaskan, sidak dilakukan sebagai tindak lanjut atas dugaan adanya kontaminasi pada BBM jenis Pertalite. Pemeriksaan dilakukan dengan dua metode, yakni uji kualitas dan uji kuantitas.

“Uji kualitas dilakukan dengan mengukur densitas dan menggunakan tongkat duga yang dilumuri pasta untuk memastikan tidak ada campuran air. Sedangkan uji kuantitas memakai alat ukur bejana dan gelas ukur,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, Mita menyebut BBM Pertalite di tiga SPBU dinyatakan memenuhi standar dan tidak ditemukan campuran air maupun zat lain. Sementara di SPBU 54.671.26 Kuti Pandaan, pihaknya menemukan dispenser yang masa tera-nya hampir habis dan perlu dilakukan tera ulang.

“Masa tera dispenser tersebut akan berakhir pada Desember 2025, dan sudah dijadwalkan tera ulang rutin oleh bidang metrologi Disperindag,” jelasnya.

Ketua Komisi IV DPRD Pasuruan, Andri Wahyudi, menambahkan bahwa meskipun hasil uji lapangan tidak menemukan penyimpangan, pihaknya mencatat adanya kejanggalan dari aroma Pertalite yang cukup menyengat.

“Baunya agak berbeda, bahkan petugas SPBU menyebut mirip bau lumpur Lapindo. Karena itu, kami minta dilakukan uji laboratorium untuk memastikan kandungannya,” ujarnya.

Andri berharap hasil uji laboratorium nantinya dapat memberikan kepastian kepada masyarakat terkait kualitas Pertalite yang beredar, sekaligus memastikan tidak ada masalah pada rantai distribusi BBM di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Penulis : Emil

Editor : Red

Berita Terkait

32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026
Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan
Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota
PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Launching Panen Perdana Kolam Ikan BAPEKSI di Wanayasa, Diresmikan Ketua Umum DPP TB Hasanuddin
Pemkot Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Kesehatan, Waspadai Isu Super Flu

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:11 WIB

32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:02 WIB

Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:17 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:15 WIB

PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB