DPC Bara Jp Bondowoso Soal Data Penerima PIP Dikdasmen Se-Kecamatan Sumber Wringin

Jumat, 18 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, detikkota.com – Pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Bondowoso, berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh DPC Bara Jp Bondowoso disinyalir ada beberapa sekolah yang dalam pelaksanaannya menyalahi peraturan yang ada.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dpc Bara Jp Bondowoso yang kerap dipanggil Bang Juned kepada sejumlah awak media setelah dengan resmi melayangkan surat Kepada Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, perihal permintaan data penerima PIP khususnya di Kecamatan Sumber Wringin.

“Berdasarkan dumas yang kami peroleh, kami melakukan investigasi untuk mengkroscek kebenaran dumas yang kami terima,”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan betul, kami peroleh beberapa bukti dalam pelaksanaan PIP tersebut ada yang menyalahi petunjuk pelaksanaan sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10 tahun 2020 tentang Program Indonesia Pintar
16 dan Persesjen No. 8 Tahun 2020,” jelasnya.

Lebih lanjut Bang Juned menyampaikan, “Dan sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Presiden Jokowi kami relawan di daerah sebagai mata dan telinga beliau, maka ketika kami temukan dugaan penyimpangan PIP, kami melayangkan surat kepada Kadis Pendidikan Bondowoso untuk meminta data penerima PIP Dikdasmen khususnya di Kecamatan Sumber Wringin,”

“Dan juga berdasarkan UU KIP sebagaimana yang juga telah kami jabarkan dalam surat, kami harap Kadis Pendidikan Bondowoso bisa menindak lanjuti dan memberikan data penerima PIP,” harapnya. (tim)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru