SUMENEP, detikkota.com – Dua mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris (BKI) Universitas KH. Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura berhasil menembus forum akademik internasional. Ahmad Saedi dan Nakita Cantika Dewi, mahasiswa angkatan 2024, akan mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam The 9th International English Language Teachers and Lecturers (INELTAL) Conference 2026.
Konferensi tersebut akan digelar Departemen Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, pada 18–19 September 2026.
Keduanya dinyatakan lolos setelah artikel ilmiah berjudul “Note-Taking: The Paper Protection Method as a Dynamic Scaffolding Tool in EFL Speaking Development” diterima untuk dipresentasikan dalam konferensi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penelitian itu dikerjakan bersama dosen pembimbing sekaligus Dekan Fakultas Bahasa Asing UNIBA Madura, Lailiy Kurnia Ilahi.
Riset tersebut membahas penggunaan Paper Protection Method (PPM) sebagai strategi note-taking untuk membantu mahasiswa pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) dalam meningkatkan kemampuan berbicara.
Penelitian menggunakan pendekatan explanatory sequential mixed methods. Kajian tersebut mengeksplorasi peran penggunaan catatan dalam membantu mahasiswa mengembangkan ide, memperkaya kosakata, meningkatkan kelancaran berbicara, hingga membangun kemandirian dalam kemampuan speaking.
Lailiy mengatakan, penelitian tersebut merupakan bagian dari penerapan pembelajaran berbasis riset yang dikembangkan melalui mata kuliah Writing in English.
“Melalui mata kuliah Writing in English, mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana menulis artikel akademik yang baik, tetapi juga menjalani seluruh proses penelitian, mulai dari merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis temuan, hingga menyusun artikel ilmiah sesuai standar publikasi internasional,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan research-based learning menjadi salah satu bagian penting dalam pembelajaran di Program Studi BKI UNIBA Madura. Mahasiswa diarahkan agar tidak hanya memenuhi tugas akademik, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Kesempatan tampil di INELTAL Conference 2026 juga menjadi pengalaman penting bagi Ahmad dan Nakita. Selain mempresentasikan hasil penelitian, keduanya akan memiliki kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar gagasan dengan akademisi, peneliti, serta praktisi pendidikan bahasa Inggris dari berbagai perguruan tinggi dan negara.
Keikutsertaan tersebut sekaligus menunjukkan upaya Program Studi BKI UNIBA Madura dalam mendorong mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan penelitian dan forum ilmiah sejak jenjang sarjana.
UNIBA Madura berharap capaian tersebut dapat mendorong mahasiswa lainnya untuk meningkatkan kemampuan meneliti, menulis, serta mempublikasikan karya ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : M
Editor : Id








