Dua Pekan Menjabat, Kapolres Sumenep Dituntut Selesaikan Sejumlah Kasus Mangkrak

Selasa, 26 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Puluhan Aktivis yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) melakukan aksi demonstrasi di depan Mapolres Sumenep, Jawa Timur, pada Senin (25/07/2022) pagi.

Aksi ini menyoal tiga kasus mangkrak yang diwariskan oleh Kapolres Sumenep sebelum-sebelumnya kepada Kapolres AKBP Edo Satya yang baru dua pekan menjabat.

Dalam orasinya, Korlap Aksi AMS, Ardiyanta Alzi Chandra menyampaikan, kinerja Kapolres sebelumnya dinilai lamban dan menyebabkan sejumlah kasus yang terjadi di Kabupaten Sumenep mangkrak dan tidak kunjung selesai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seperti kasus gedung Dinkes yang masih saling lempar, gedung KIHT dan pencemaran nama baik di kalangan mahasiswa Sumenep yang tidak kunjung selesai,” kata Ardi.

Menurutnya, bergantinya kepemimpinan baru di Kapolres Sumenep merupakan harapan baru bagi masyarakat, khususnya untuk segera menyelesaikan kasus-kasus tersebut.

“Dari ketiga kasus tersebut setiap pergantian Kapolres baru di Sumenep sudah beberapa tahun yang lalu tidak kunjung terselesaikan secara universal. Kami harap Kapolres yang baru ini komitmen menyelesaikan kasus-kasus itu,” ungkapnya.

Dalam aksi yang dilakukan AMS itu terdapat dua tuntutan yang disampaikan kepada Polres Sumenep, di antaranya :

Segera tindaklanjutk tiga kasus (Gedung Dinkes, Gedung KIHT, pencemaran nama baik PMII) yang mangkrak,
Tegakkan dengan seadil-adilnya supremasi hukum di Sumenep.

Menanggapi aksi tersebut, Kapolre Sumenep, Edo Satya mengatakan, itu merupakan PR bagi dirinya sebagai nakhoda baru di Polres Sumenep. Ia menegaskan bahwa kasus-kasus tersebut akan segera ditindak lanjuti dan diselesaikan secara tuntas sesuai tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa.

“Akan kami tindak lanjuti untuk segera diselesaikan selama kepemimpinan saya,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day
Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima
Koordinator SPPG Sumenep Pastikan Laporan MBG Kalianget dan Pragaan Segera Dikirim ke KPPG Surabaya
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Jaringan dalam Kasus Kredit BRI Sumenep
Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi
Bupati Sumenep Ingatkan Kades, Pengelolaan Dana Desa Harus Transparan dan Akuntabel
Polres Sumenep Perketat Pengawasan Layanan SIM, Pastikan Proses Transparan dan Profesional
Alih-alih Bergizi, Siswa SDN Karanganyar Dapat Makanan Busuk

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:04 WIB

Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day

Kamis, 30 April 2026 - 12:07 WIB

Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima

Rabu, 29 April 2026 - 23:17 WIB

Koordinator SPPG Sumenep Pastikan Laporan MBG Kalianget dan Pragaan Segera Dikirim ke KPPG Surabaya

Rabu, 29 April 2026 - 19:06 WIB

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Jaringan dalam Kasus Kredit BRI Sumenep

Rabu, 29 April 2026 - 15:42 WIB

Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi

Berita Terbaru

Prosesi Ritual Hong Bahhong yang digelar masyarakat Kecamatan Geger, Bangkalan, sebagai tradisi turun-temurun yang kini diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

SosBud

Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:41 WIB