Eko Nur Suhardana: Internalisasi Toleransi Dalam Mewujudkan Nilai-nilai Pancasila Sebagai Landasan Keummatan

Jumat, 28 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Badan Eksekutif Mahasiwa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Zona 3 DKI Jakarta, Jawabarat, Banten (BEM PTMI Zona 3) mengadakan kegiatan Silaturahim Wilayah (Silatwil) yang diselenggarakan mulai tanggal 28-30 Januari 2022 di Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB AD).

Kegiatan ini mengusung tema “Moderasi Beragama: Internalisasi Toleransi Dalam Mewujudkan Nilai Pancasila Sebagai landasan Keummatan” yang mana melalui tema tersebut ia harapan untuk BEM PTM Zona 3 kedepannya lebih menjujung sikap toleransi terhadap Agama,Suku, dan Ras serta dapat menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan mahasiswa dan masyarakat melalui implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup bernegera dan bermasyarakat.

“Selamat melakukan silaturahmi wilayah, semoga dengan adanya diskusi di pra acara, teman-teman dapat mengimplementasikan nilai-nilai tersebut,” ujar Eko, Jumat (28/01/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demisioner Koorpresnas BEM PTMI Nur Eko Suhardana juga mengapresiasi tema kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa tema kegiatan tersebut sangatlah cocok dengan situasi dan kondisi bangsa saat ini.

“Sikap toleransi memang sangat perlu diimplementasikan dalam kehidupan nyata hal tersebut mengingat peran mahasiswa sebagai agent of change, sehingga dengan menanamkan nilai-nilai pancasila dalam diri rekan-rekan mahasiswa agar bisa mewujudkan bangsa yang aman dan damai, dan tidak terjadi konflik yg bermuara pada Suku,Ras, dan Agama yg notabenya banyak di sekeliling kita terutama mahasiswa yg berlatar belakang beda suku dan agama,” ungkap Eko di Jakarta.

Eko juga menambahkan bahwa, tema pada acara tersebut sejalan dengan konsep Muhammadiyah dalam memandang Pancasila sebagai Dahrul Ahdi wal al-Syahadah, bahwa NKRI ditegakkan di atas falsafah yang luhur dan sejalan dengan nilai ajaran Islam. Negara Pancasila dipahami sebagai

“Ideologi negara merupakan hasil konsensus segenap elemen bangsa (dar al-ahdi) dan sekaligus sebagai tempat pembuktian atau kesaksian (dar al-syahadah) untuk mewujudkan negara yang aman dan damai (dar al-salam),” tutupnya saat dimintai keterangan. (Red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru