Fasilitas Cabor Tak Layak, KONI Sumenep: Atlet Numpang Latihan di Tempat Lain

Senin, 13 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep, Jawa Timur mengaku kesulitan mencari solusi atas keluhan fasilitas olahraga untuk beberapa cabang olahraga (cabor).

Ketua KONI Sumenep, Sutan Hadi Cahyadi membenarkan, bahwa fasilitas olahraga banyak yang tidak memadai. Bahkan, tidak jarang atlet beberapa cabor Sumenep harus numpang ke tempat lain, untuk sekadar latihan.

“Untuk atlet sepak bola dan lari kami bawa ke stadion Ratu Pamelingan Pamekasan, kami pinjam untuk latihan di sana. Karena di sini tidak ada yang ideal,” kata Sutan, Senin (13/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sutan menjelaskan, banyak fasilitas yang kondisinya sangat memperhatikan. Misalnya GOR yang digunakan untuk latihan bersama, kondisinya saat ini sudah banyak yang rusak, bahkan gedungnya retak-retak.

“Kami juga pernah mengajukan renovasi pada dinas terkait, tapi belum ada respon,” imbuhnya.

Keluhan yang sama juga disampaikan Ketua POBSI Sumenep, Robin Budiyanto tentang perhatian pemerintah daerah pada dunia olahraga. Akibatnya,  pengurus cabor harus mengeluarkan uang sendiri untuk meningkatkan mutu atletnya karena belum adanya fasilitas yang layak untuk dijadikan latihan bersama-sama.

“Untuk latihan pemusatan atlet billiar menghadapi sejumlah kejuaraan terpaksa harus di Mr Ball, karena fasilitas yang ada di KONI tidak memadahi,” keluhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan mengakui tahun ini tidak ada anggaran untuk renovasi gedung fasilitas olahraga.

Pihaknya hanya mengganggarkan dana untuk keolahragaan sebesar Rp 3,3 milliar melalui APBD 2023. “Itu untuk dana hibah reguler cabor dan persiapan Porprov”, jelasnya.

Meski demikian, pihaknya akan menganggarkan dana untuk renovasi gedung olahraga secepatnya. “Nanti di PAK (perubahan anggaran keuangan, red) atau APBD murni tahun depan”, pungkasnya.(red)

Berita Terkait

ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas
Tegas Sekjen BIDIK, Siap Kawal Ketat Program HDDAP DKPP Sumenep, Tolak Pola Asal Cair
Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan
Meski Digital, Drawing Turnamen Sumenep Dinilai Belum Menjamin Fair Play
Soal Skema Pertandingan Dipersoalkan, PBSI Sumenep: Era Sudah Digital, Bukan Undian Manual
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 18–19 April 2026, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat
Video Viral Dugaan Bullying Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta, Tokoh Media Sampaikan Kecaman
Sorotan Transparansi Turnamen Bulutangkis Hardiknas Sumenep Cup 2026, Klub Minta Drawing Dilakukan Saat Technical Meeting

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:49 WIB

ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas

Senin, 20 April 2026 - 14:36 WIB

Tegas Sekjen BIDIK, Siap Kawal Ketat Program HDDAP DKPP Sumenep, Tolak Pola Asal Cair

Minggu, 19 April 2026 - 23:30 WIB

Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan

Minggu, 19 April 2026 - 00:51 WIB

Meski Digital, Drawing Turnamen Sumenep Dinilai Belum Menjamin Fair Play

Sabtu, 18 April 2026 - 13:48 WIB

Soal Skema Pertandingan Dipersoalkan, PBSI Sumenep: Era Sudah Digital, Bukan Undian Manual

Berita Terbaru