Gambir Pakpak Bharat Menjadi Komoditas Unggulan Ekspor ke India

Sabtu, 7 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambir Pakpak Bharat

Gambir Pakpak Bharat

BELAWAN, detikkota.com – SobatQ, sudah tahu belum jika gambir merupakan salah satu komoditas perkebunan rakyat yang banyak dijumpai di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Keistimewaan gambir dari Pakpak Bharat mengandung senyawa katekin di atas 65%, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku ekspor. Kadar katekin merupakan salah satu persyaratan mutlak gambir bermutu baik yang harus dipenuhi.

“Mungkin tidak banyak orang mengenal tanaman gambir. Padahal asal usulnya berasal dari Sumatera. Saat ini gambir menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor dari daerah yang telah disurvei, untuk diusulkan pada program Desa Pendukung Gratieks (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor) yang digagas oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo,” ujar Hasrul Kepala Karantina Pertanian Belawan, Sabtu (7/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mendukung program tersebut, pejabat Karantina Pertanian Belawan melakukan tindakan karantina guna memfasilitasi ekspor gambir ke India. Volumenya sebanyak 27 ton, dengan nilai barang Rp 911 juta milik PT. SSA.

Selain itu, Hasrul menjelaskan hilirisasi produk dari tanaman gambir dapat menjadi alternatif industrialisasi substitusi impor katekin.

Biasanya digunakan oleh para pelaku industri kosmetik, farmasi, dan industri tekstil di dalam negeri yang ramah lingkungan, sehingga memberikan nilai tambah dalam meningkatkan perekonomian Indonesia khususnya bagi petani gambir. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
TASPEN Salurkan 100 Paket Sembako untuk ASN di Safari Ramadan Pamekasan
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:30 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:39 WIB

Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Berita Terbaru

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyerahkan bantuan tenda secara simbolis kepada pedagang kaki lima di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (30/3/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Salurkan 22 Tenda untuk PKL DAS Tunjung

Senin, 30 Mar 2026 - 12:39 WIB