Gelar Istighasah Di Lokasi Reklamasi, Kiai NU Maklumatkan Jaga Lingkungan

Sabtu, 27 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Sekitar 1500 warga yang berasal dari Kecamatan Gapura, Dungkek, Batu Putih, dan Batang-Batang serta Kalianget melakukan istighasah bersama di Masjid Zainal Abidin, Kampung Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (27/5/2028).

Istighasah digelar sebagai bentuk dukungan terhadap warga, khususnya warga Dusun Tapakerbau dalam menolak reklamasi laut untuk pembangunan tambak garam di kawasannya.

Istigasah dipimpin ulama kharismatik dan Pengasuh Pondok Pesantren Assadad Ambunten, KH. Thaifur Ali Wafa. Hadir juga Rais Syuriah PC NU Sumenep, KH Hafidzi Syarbini, Ketua PC NU Sumenep KH Panji Taufiq, KH Imam Hendriyadi serta kiai lainnya seperti KH Fawaid Baidlowi, KH Ali Mukafi, KH. Hatim Al-Ashom dan KH. Syarbini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain doa bersama juga dilakukan penandanganan ”Maklumat Takerbuy 2023” untuk keselamatan lingkungan oleh sejumlah kiai yang hadir.

”Istighasah dan doa bersama ini sangat berarti bagi kami, khususnya warga Desa Gersik Putih yang selama ini berjuang melindungi laut dari rencana reklamasi. Atasnama warga dan pengundang kami sampaikan terima kasih,” ujar K Sahe Yusuf.

Dalam sambutannya di hadapan ribuan jemaah, K. Sahe menceritakan bahwa sejak 3 bulan terakhir warga di Desanya tidak berhenti berjuang menolak rencana reklamasi. Bagi warga, 42 hektar kawasan pantai atau laut yang akan direklamasi dan dibangun tambak garam sangat berarti. Sebab, selama ini kawasan tersesbut menjadi sumber penghidupan warga.

”Dari sana, setiap hari warga sini mencari makan. D isana (laut), ruang hidup dan sumber penghasilan warga, terutama ketika musim hujan. Kalau dibangun tambak, tidak ada lagi tempat warga mencari rejeki,” keluhnya.

Tak hanya itu, lingkungan sekitar juga terancam dengan dialihfungsikan menjadi tambak garam. ”Di bulan-bulan tertentu ketika air pasang, sekarang rutin terjadi banjir rob. Apalagi, ketika sudah ditambak,” tambahnya.

Sementara itu, KH Pandji Taufiq menyatakan kehadirannya sebagai pribadi dan sejumlah kiai sebagai bentuk keprihatinannya atas kemelut reklamasi laut di Gersik Putih.

Pihaknya berharap dengan digelarnya istighasah twrsebur persoalan yang melanda warga Gersik Putih secepatnya selesai.

”Karena kita semua bersaudara. Masyarakat Tapakerbau, masyarakat Gersik Putih semua ini bersaudara. Insya Allah, kalau didekati dengan rasa persaudaraan dan sehati akan selesai. Kita doakan semuanya agar selamat,” harapnya.

Ditanya soal respon Pemkab Sumenep yang terkesan tidak responsif menyikapi masalah reklamasi di pantai Gersik Putih, Kiai Pandji menjawabnya dengan berseloroh.

”Tidak mungkin lah, Pemerintah membiarkan (Masalah di Gersik Putih). Mungkin Pemerintah tidak dengar, mohon kawan-kawan diberi tahu ya Pemerintah,” ucapnya.

”Kalau mereka tahu, Insya Allah akan turun tangan. Mungkin karena mereka tidak tahu saja. Tolong disampaikan ya, kepada pemerintah,” sambungnya bercanda.

Berita Terkait

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Tembus Olimpiade
Operasi Besar Rokok Ilegal di Madura, Ratusan Pengusaha dan 271 PR UMKM Disebut Akan Diperiksa
Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep
Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas
Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme
Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa
Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 12:17 WIB

Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Tembus Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 - 19:49 WIB

Operasi Besar Rokok Ilegal di Madura, Ratusan Pengusaha dan 271 PR UMKM Disebut Akan Diperiksa

Jumat, 10 April 2026 - 12:22 WIB

Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas

Rabu, 8 April 2026 - 16:47 WIB

Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme

Berita Terbaru