Harga Cabai Rawit di Pasar Anom Sumenep Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu kios pedagang sayur di Pasar Anom Baru Sumenep.

Salah satu kios pedagang sayur di Pasar Anom Baru Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Harga cabai rawit di Pasar Anom Baru Sumenep pekan ini tembus Rp100 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai merah besar Rp80 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Idham Halil mengatakan, mahalnya harga cabai karena hasil panen tidak maksimal, sehingga stok di pasaran sedikit. Sementara permintaan konsumen tetap tinggi.

“Mahalnya harga cabai ini merata terjadi hampir di semua daerah. Kisaran harganya juga sama, antara Rp90 ribu sampai Rp100 ribu per kilogram,” jelasnya, Selasa (12/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kondisi serupa juga terjadi untuk komoditas bawang. Saat ini, harga bawang putih dan bawang merah sama-sama mengalami kenaikan. Harga bawang merah Rp30 ribu dan harga bawang putih Rp32 ribu per kilogram.

“Bawang ini kondisinya mirip dengan cabai, karena sama-sama komoditas yang tidak tahan lama. Hasil panennya sangat tergantung cuaca,” imbuhnya.

Sedangkan harga komoditas lainnya relatif stabil. Harga beras kualitas premium tetap Rp13.800 per kilogram, dan beras kualitas medium Rp11.750 per kilogram.

“Untuk harga telur ayam pekan ini juga ayam ras Rp26 ribu per kilogram, dan telur ayam kampung Rp48 ribu per kilogram,” rincinya.

Komoditas lain yang juga stabil yakni daging. Harga daging sapi Rp120 ribu per kilogram, daging ayam broiler Rp40 ribu dan daging ayam kampung Rp90 ribu per kilogram.

“Demikian juga harga minyak goreng kemasan botol 1 liter Rp15 ribu dan minyak goreng premium Rp19 ribu per liter,” pungkas Idham.

Berita Terkait

TASPEN Salurkan 100 Paket Sembako untuk ASN di Safari Ramadan Pamekasan
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Kopi Arabika Langka dari Lereng Gunung Raung Jadi “Emas Hijau” Banyuwangi
Nilai Ekspor Banyuwangi Capai Rp 3,9 Triliun Sepanjang 2025, Tembus 80 Negara
Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong
Desa Pakel Kembangkan Peternakan Ayam Petelur untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
BPRS Bhakti Sumekar dan Bank Muamalat Jalin Kerja Sama Perkuat Layanan Digital Syariah
BPRS Bhakti Sumekar Gelar Bazar UMKM dan Pasar Murah Semarakkan Hari Jadi Sumenep ke-756

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:19 WIB

TASPEN Salurkan 100 Paket Sembako untuk ASN di Safari Ramadan Pamekasan

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:58 WIB

Kopi Arabika Langka dari Lereng Gunung Raung Jadi “Emas Hijau” Banyuwangi

Senin, 19 Januari 2026 - 15:47 WIB

Nilai Ekspor Banyuwangi Capai Rp 3,9 Triliun Sepanjang 2025, Tembus 80 Negara

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:06 WIB

Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong

Berita Terbaru

Korban di TKP kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep.

Peristiwa

Laka Tunggal di Sumenep, Pengendara Tewas Tanpa Identitas

Minggu, 5 Apr 2026 - 22:27 WIB

Petugas kepolisian melakukan olah TKP kecelakaan antara truk bermuatan cabai dan sepeda motor Honda Scoopy di Jalan Raya Torjun, Sampang, Minggu (5/4/2026) dini hari.

Peristiwa

Tabrakan Maut Dini Hari, Mahasiswa Tewas Usai Dihantam Truk

Minggu, 5 Apr 2026 - 12:54 WIB