SUMENEP, detikkota.com – Harga cabe jamu di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menunjukkan tren stabil setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan. Saat ini, harga komoditas tersebut berada di kisaran Rp 100 ribu per kilogram, setelah sempat turun hingga Rp 95 ribu per kilogram.
Salah seorang pembudidaya cabe jamu asal Desa Pekandangan Barat, Kecamatan Bluto, Suryadi, mengatakan bahwa pada awal tahun 2026 harga cabe jamu sempat menembus Rp 110 ribu per kilogram. Namun, harga tersebut kemudian turun dan kini kembali naik serta bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram.
“Awalnya kami kira harga akan terus turun, ternyata bulan ini kembali naik dan stabil di Rp 100 ribu per kilogram,” ujar Suryadi, Sabtu (31/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski harga mengalami kenaikan, stok cabe jamu di tingkat petani masih terbatas. Hal itu disebabkan produksi buah yang dinilai kurang stabil dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain faktor produksi, proses pascapanen juga mempengaruhi kecepatan distribusi ke pasar. Cabe jamu yang dipanen harus melalui proses penjemuran hingga benar-benar kering sebelum dijual.
“Setelah dipanen, cabe jamu harus dijemur sekitar empat sampai lima hari sampai kering. Itu yang membuat proses penjualannya tidak bisa cepat,” pungkasnya.
Penulis : Heng
Editor : M/Red







