Jalur Gumitir Banyuwangi–Jember Dibuka Fungsional Mulai 4 September

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi terkini perbaikan jalur Gumitir yang segera dibuka untuk arus lalu lintas, Selasa (2/9/2025).

Kondisi terkini perbaikan jalur Gumitir yang segera dibuka untuk arus lalu lintas, Selasa (2/9/2025).

BANYUWANGI, detikkota.com – Jalur Gumitir yang menghubungkan Banyuwangi dan Jember kembali dibuka secara fungsional untuk kendaraan mulai Kamis (4/9/2025) pukul 00.00 WIB. Jalan nasional tersebut sebelumnya ditutup total sejak 24 Juli 2025 akibat longsor di KM 233+500 dan KM 235+650.

Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, mengatakan keputusan pembukaan jalur diambil dalam rapat koordinasi manajemen lalu lintas antara Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, Pemkab Banyuwangi dan Jember, kepolisian, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik pembukaan kembali jalur vital tersebut. Menurutnya, mobilitas masyarakat akan kembali lancar setelah lebih dari sebulan terganggu. “Terima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras mempercepat perbaikan jalur Gumitir, juga kepada pengendara yang telah bersabar menunggu,” ujarnya, Selasa (2/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BBPJN Jatim–Bali, Javid Hurriyanto, menjelaskan jalur yang dibuka masih bersifat fungsional karena sejumlah pekerjaan perbaikan belum rampung. Meski demikian, pekerjaan bore pile untuk penanganan longsor telah selesai lebih cepat dari jadwal, yakni pada 17 Agustus dari rencana semula 24 September.

“Masih ada pekerjaan minor yang dikerjakan hingga akhir kontrak. Untuk keselamatan, akan dilakukan inspeksi termasuk penerangan jalan dan perlengkapan lainnya,” kata Javid. Ia juga mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan mematuhi rambu serta arahan petugas selama jalur dibuka fungsional.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru