Kapolrestabes Surabaya Kawal Langsung Aksi Demo Mahasiswa di DPRD Jatim

Jumat, 15 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Aksi demo lanjutan pada Kamis, 14 April, ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Surabaya, berasal dari berbagai Universitas di Surabaya berkumpul dan saling berorasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Jatim, pukul 15.15 WIB.

Untuk mengamankan aksi, Polrestabes Surabaya menyiapkan sejumlah personil lengkap dengan peralatannya dan siap berjaga di depan gedung dewan.

Adapun tuntutan yang diajukan oleh Aliansi BEM Surabaya ada tujuh poin yang dituntut para mahasiswa ini, yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1.Menuntut pemerintah untuk melakukan evaluasi perihal kebijakan DMO dan DPO dan berdampak pada kenaikan dan kelangkaan minyak goreng di Indonesia.
2.Menuntut pemerintah untuk segera mengusut tuntas perihal praktik mafia minyak goreng di Indonesia.
3.Menuntut pemerintah untuk melakukan evaluasi kenaikan harga BBM, khususnya Pertamax dan meninjau secara intens perihal pendistribusian BBM Pertalite dan Solar yang mengalami kelangkaan.

4.Menuntut pemerintah menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11 % mengingat keadaan ekonomi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

5.Menuntut pemerintah untuk menunda pemindahan Ibu Kota Negara sebelum rancangan pembangunan
dan pengelolaan lingkungan dituntaskan mengingat anggaran yang dibutuhkan sangat tinggi.

6.Mengutuk segala Tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam proses pemindahan Ibu
Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.
7.Wujudkan Reforma Agraria.
Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, menyiapkan pengamanan untuk mengawal aksi unjuk rasa para mahasiswa ini.

“Kami berupaya maksimal mengawal dan menjaga adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya. Harapannya tentu aspirasi dapat tersampaikan dengan tertib dan santun,” jelas mantan Dirkrimsus Polda Jatim ini.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menjelaskan, ada sekitar 2.400 lebih aparat Kepolisian disiagakan di lokasi. Mereka bertugas untuk menjaga agar aksi yang berjalan tetap kondusif.

“Jumlah pasukan pengamanan seluruhnya sekitar 2.400 lebih personel untuk mengawal dan mengamankan adik adik kita Mahasiswa ini ,” jelasnya.

Dalam mengamankan demo, Kapolrestabes Surabaya turun langsung dan ikut menemui mahasiswa bersama ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi Untuk meyakinkan aspirasi Mahasiswa diterima oleh Ketua DPRD Jatim.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, setelah tadi bapak Ketua menerima aspirasi adik adik Mahasiswa yang akan diteruskan ke Presiden dan Ketua DPR RI hari ini juga, saya apresiasi adik adik Mahasiswa yang sudah ikut menjaga kondusifitas kota Surabaya,” pungkas Yusep.

Demo mahasiswa berakhir damai sekitar pukul 16.45 WIB. Tampak petugas kepolisian ikut mengatur arus lalu lintas agar kemacetan di Jalan Indrapura tidak terjadi. [Redho]

Berita Terkait

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret
TMMD Sengkuyung Tahap I Boyolali Resmi Ditutup
Kasdam IV/Diponegoro Resmikan Jalan Hasil TMMD ke-127 di Desa Kembang
Kasdam IV/Diponegoro Tutup TMMD ke-127 Kodim 0728/Wonogiri
Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Jadi Bhayangkara Hingga 30 Maret

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:56 WIB

Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:35 WIB

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:14 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap I Boyolali Resmi Ditutup

Berita Terbaru