Kapolsek Berikan Penyuluhan Kepada Siswa Baru di MPLS SMKN 1 Tegalsari Banyuwangi

Selasa, 18 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tegalsari, Iptu Ahmad Rudy saat memberikan penyuluhan pada acara MPLS SMKN 1 Tegalsari.

Kapolsek Tegalsari, Iptu Ahmad Rudy saat memberikan penyuluhan pada acara MPLS SMKN 1 Tegalsari.

BANYUWANGI, detikkota.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru merupakan kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran baru. Kegiatan ini untuk menyambut kedatangan para peserta didik baru.

Kapolsek Tegalsari, Iptu Ahmad Rudy beserta Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas didampingi Humas SMKN 1 Tegalsari, Achmad Mackrus serta Bagian Kesiswaan, Wagirin memberikan penyuluhan dalam MPLS kepada peserta didik baru di sekolah tersebut, Selasa (18/7/2023).

Adapun materi yang diberikan tentang wawasan kebangsaan, tata tertib berlalulintas, kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan Narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kegiatan itu, para siswa juga diberikan kesempatan untuk tanya jawab kepada narasumber mengenai peraturan lalu lintas dan seputar hukum bagi pengedara, pengguna narkoba dan minuman keras (miras).

Kegiatan yang bersifat pembinaan itu diharapkan dapat mencegah pelanggaran lalu lintas, kenakalan remaja, bahaya narkoba dan bullying.

Kapolsek Tegalsari, Iptu Ahmad Rudy saat ditemui media ini mengatakan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan agar para pelajar tidak melakukan perbuatan yang melawan hukum serta tidak terpapar pengaruh buruk Narkoba dalam bentuk apapun.

“Kegiatan ini juga merupakan wujud kepedulian Polri kepada para pelajar sebagai tongkat estafet untuk kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai ini ke depannya,” ucap Kapolsek Tegalsari.

Dalam penyuluhan kepada para siswa-siswi baru, Kapolsek menekankan agar menghindari  perbuatan bullying, sebab manusia yang baik adalah manusia yang bisa mengenali diri sendiri dan menghargai sesama.

“Kepercayaan diri perlu ada dalam diri seseorang, semoga seluruh pelajar SMK Negeri 1 Tegalsari ini menjadi orang sukses dan menjadi penerus masa depan bangsa,” kata Kapolsek Mackrus.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Ahmad Jaenuri dalam pembinaannya menghimbau kepada Kepala Sekolah SMA dan SMK Negeri/Swasta soal pentingnya menciptakan kedisiplinan, rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, MPLS merupakan awal dari perjalanan panjang menuju kesuksesan. Untuk itu, pihaknya mengajak siswa-siswi baru memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik, mengeksplorasi minat dan bakat mereka serta terus bersemangat dalam proses belajar.

“MPLS merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Cabang Dinas Pendidikan melalui sekolah-sekolah agar siswa-siswi baru saling adaptasi dan membangun rasa kekeluargaan,” tegasnya.

Dalam kegiatan MPL, lanjutnya, siswa-siswa baru juga dikenalkan tentang Wawasan Wiyata Mandala, yang merupakan suatu pandangan atau sikap menghargai terhadap tanggung jawab dalam lingkungan sekolah sebagai tempat menuntut ilmu.

“Pengertian itu diambil dari kata ‘wawasan’ yang berarti sikap yang mendalam terhadap suatu hakikat. Sementara ‘wiyata’ adalah pendidikan serta mandala yang merupakan tempat atau lingkungan. Dan yang dimaksud itu adalah sekolah,” terang Jaenuri.

Di tempat yang sama, Kepala SMKN 1 Tegalsari, Gatot Kurnianta menyampaikan harapan yang sama. Selain berharap agar siswa baru bisa dengan cepat beradaptasi, dia juga meminta agar siswa fokus dengan materi pelajaran di sekolah.

Berita Terkait

Kepala SMPN 3 Bojong Akui Kebenaran Informasi Terkait Perilaku Tiga Siswa
Bunda PAUD Kota Probolinggo Monitoring Program MBG di TK Tunas Harapan
Sekolah di Ra’as Sumenep Diduga Tak Gelar KBM di Hari Aktif, PMII UPI Desak Disdik Bertindak
Pemkot Surabaya Umumkan Hasil Administrasi dan Jadwal Seleksi Lanjutan Beasiswa Penghafal Kitab Suci 2026
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel
Tinjau Langsung, Disdik Sumenep Akui Bangunan SMPN 2 Kalianget Sudah Tua
Pembatasan Gawai di Sekolah Mulai Tunjukkan Dampak Positif di Surabaya
Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Siswa Selamat dan Belajar Dipindah

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WIB

Kepala SMPN 3 Bojong Akui Kebenaran Informasi Terkait Perilaku Tiga Siswa

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:09 WIB

Bunda PAUD Kota Probolinggo Monitoring Program MBG di TK Tunas Harapan

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:51 WIB

Sekolah di Ra’as Sumenep Diduga Tak Gelar KBM di Hari Aktif, PMII UPI Desak Disdik Bertindak

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:50 WIB

Pemkot Surabaya Umumkan Hasil Administrasi dan Jadwal Seleksi Lanjutan Beasiswa Penghafal Kitab Suci 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 14:46 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel

Berita Terbaru