Kementan Pilih Sumenep Sebagai Proyek Percontohan Pengembangan Hortikultura Lahan Kering 

Jumat, 17 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kabupaten Sumenep, terpilih sebagai proyek percontohan untuk pengembangan Hortikultura di lahan kering melalui program Horticulture Development Dryland Area Project (HDDAP) 2025 – 2027, oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo telah melakukan Penandatanganan Komitmen Bersama antara Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep pada Kick Off HDDAP, di Hotel JW Marriott Surabaya, Kamis (16/05/2024).

“Program HDDAP di Kabupaten Sumenep difokuskan pada pengembangan tiga komoditas hortikultura,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian Pertanian memilih Kabupaten Sumenep menjadi proyek percontohan untuk pengembangan hortikultura di lahan kering atau Horticultura Development In Dryland Areas Project (HDDAP) dari 13 Kabupaten di 7 Provinsi.

Pemerintah daerah untuk program HDDAP memfokuskan pada tiga komoditas yaitu pisang, bawang merah dan cabai, dengan titik lokasi penanamannya tersebar di sejumlah kecamatan.

“Komoditas pisang fokus penanaman di Kecamatan Batuputih dan Paragaan, sedangkan bawang merah di Kecamatan Pasongsongan dan Guluk-guluk serta komoditas cabai di Kecamatan Ambuten dan Rubaru,” terangnya.

Bupati menyatakan, Kabupaten Sumenep terpilih sebagai pilot projet HDDAP berefek positif kepada produktivitas kualitas, sehingga potensi hortikultura semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Yang jelas, program HDDAP bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas dan rantai nilai produk holtikultura di Kabupaten Sumenep.

“Kami mengharapkan seluruh jajaran Pemerintah Daerah bahu-membahu untuk mendukung keberhasilan program HDDAP,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi
Bupati Sumenep Ingatkan Kades, Pengelolaan Dana Desa Harus Transparan dan Akuntabel
Antrean Truk Sampah Picu Kemacetan dan Bau Menyengat, Wabup Purwakarta Tinjau Dinas DLH
Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas
Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:29 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan Kades, Pengelolaan Dana Desa Harus Transparan dan Akuntabel

Senin, 27 April 2026 - 17:37 WIB

Antrean Truk Sampah Picu Kemacetan dan Bau Menyengat, Wabup Purwakarta Tinjau Dinas DLH

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 22 April 2026 - 10:59 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak

Rabu, 22 April 2026 - 10:41 WIB

Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban

Berita Terbaru