Ketua Umum Permikomnas Ajak Generasi Muda Perangi Intoleran dan Radikalisme

Rabu, 24 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, detikkota.com – Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS) menegaskan komitmen untuk melawan sikap serta paham-paham intoleransi dan radikalisme agar tidak masuk dan berkembang di dalam kampus.

Dalam seminar nasional bertajuk “Melawan Sikap Intoleransi dan Radikalisme” yang digelar di Gedung Auditorium Ali Hasyimi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, disepakati bahwa media, terutama media digital, memiliki determinasi tinggi dalam melawan paham tersebut.

Ketua Umum Permikomnas Khusniyati mengatakan, media digital dengan segala keunggulannya tidak boleh menjadi lahan bagi perkembangan paham intoleransi dan radikalisme.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi mahasiswa itu jangan sumbu pendek, artinya ke depan agar kita dapat melihat keadaan juga kondisi lingkungan kampus dengan senantiasa mengedepankan keteladanan Akhlakul Karimah. Jauh dari sifat-sifat intoleransi dan radikalisme,” ujar Khusniyati usai seminar nasional yang dihadiri perwakilan mahasiswa 34 provinsi tersebut, Selasa (23/3/2021).

Menurut Ketua Umum Permikomnas, upaya melawan paham-paham tersebut bukan pekerjaan sekejap dan perlu berkesinambungan sekaligus kolaborasi antar mahasiswa.

“Saat ini banyak sekali media digunakan untuk menyebarkan paham isu Sara ataupun paham-paham radikal dan intoleran. Oleh karena itu Permikomnas akan menjadi garda terdepan untuk melakukan perlawanan ini agar seluruh masyarakat dapat bijak menggunakan media supaya tidak mudah memecah belah bangsa,” jelas Khusniyati.

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Warul Walidin mengatakan mahasiswa dan segenap elemen akademisi harus menjaga lingkungan kampus dari sikap intoleransi dan radikalisme.

Caranya, kata Prof. Warul, dengan mengisi kurikulum melalui konsep-konsep Rahmatan Lil Alamin, sementara dosen harus lebih teladan dan ukhuwah secara baik dalam konsep pembelajaran.

“Saya setiap hari melakukan monitoring dan mentoring di kampus ini, Insya Allah tidak ditemukan hal-hal yang kita sebut dengan intoleransi dan radikalisme,” kata Prof. Warul Walidin.

Ke depan, rektor berharap kampus dan Permikomnas dapat menjaga situasi yang ada sekarang ini kemudian mengembangkan kampus menjadi Rahmatan Lil Alamin.

“Sehingga kita ini, kampus ini bisa menjadi destinasi pendidikan Islam dunia yang Rahmatan Lil Alamin,” jelas Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB